Dua Guru Luwu Utara Terima Surat Rehabilitasi dari Presiden Prabowo

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua guru asal Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, yaitu Drs. Abdul Moeis dan Drs. Rasnal, M.Pd, memberikan keterangan pers kepada awak media usai menerima surat rehabilitasi dari Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 13 November 2025, di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta Foto: BPMI Setpres/Kris

Dua guru asal Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, yaitu Drs. Abdul Moeis dan Drs. Rasnal, M.Pd, memberikan keterangan pers kepada awak media usai menerima surat rehabilitasi dari Presiden Prabowo Subianto pada Kamis, 13 November 2025, di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta Foto: BPMI Setpres/Kris

JAKARTA, detikkota.com – Dua guru asal Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Drs. Abdul Muis dan Drs. Rasnal, M.Pd, menerima surat rehabilitasi langsung dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (13/11/2024).

Penyerahan surat tersebut menjadi momen penuh haru bagi keduanya, yang selama lima tahun terakhir memperjuangkan pemulihan nama baik mereka.

Abdul Muis, Guru Sosiologi di SMA Negeri 1 Luwu Utara, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Presiden terhadap nasib para guru di daerah. Ia mengaku selama ini merasakan diskriminasi dari aparat hukum dan birokrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya dan keluarga menyampaikan terima kasih setulus-tulusnya kepada Bapak Presiden yang telah memberikan keadilan kepada kami setelah lima tahun menghadapi diskriminasi,” ujar Abdul Muis dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, Rasnal, yang sebelumnya menjabat Kepala SMA Negeri 1 Luwu Utara dan kini mengajar di SMA Negeri 3 Luwu Utara, mengaku perjuangan mereka untuk memperoleh keadilan sangat panjang dan melelahkan.

“Ini perjalanan yang sangat melelahkan. Kami berjuang dari bawah hingga ke tingkat provinsi, namun baru sekarang kami mendapatkan keadilan,” kata Rasnal.

Ia menyebut keputusan rehabilitasi tersebut sebagai anugerah besar yang memulihkan nama baik sekaligus menjadi bukti kepedulian Presiden Prabowo terhadap guru.

“Setelah bertemu langsung dengan Bapak Presiden, alhamdulillah kami direhabilitasi dan nama kami dipulihkan. Terima kasih kepada Bapak Presiden,” ujarnya.

Rasnal juga berharap tidak ada lagi kriminalisasi terhadap guru di masa mendatang. “Semoga ke depan tidak ada lagi guru yang dikriminalisasi saat menjalankan tugasnya. Banyak guru sekarang merasa takut karena kesalahan kecil bisa berujung pada hukuman,” tuturnya.

Penulis : Set

Editor : Set

Berita Terkait

Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan
Satpol PP Surabaya Segel Toko Mihol di Wonokromo, 10 Botol Diamankan
Triwulan III 2026, Polda Jatim Ungkap 1.870 Kasus Narkoba
Tol Prosiwangi Gending–Paiton Dibuka Gratis Mulai 30 September, Berlaku 14 Hari
Buruh KASBI Demo di DPRD Jatim, Desak UU Perlindungan Ketenagakerjaan Segera Disahkan
Polda Jatim Rotasi Sejumlah Pejabat, Kabid TIK hingga Kapolres Berganti
DitresSiber Polda Jatim Buka Hotline Pengaduan Penipuan Online Jaringan Internasional

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Satpol PP Surabaya Segel Toko Mihol di Wonokromo, 10 Botol Diamankan

Rabu, 30 September 2026 - 12:51 WIB

Triwulan III 2026, Polda Jatim Ungkap 1.870 Kasus Narkoba

Selasa, 29 September 2026 - 15:45 WIB

Tol Prosiwangi Gending–Paiton Dibuka Gratis Mulai 30 September, Berlaku 14 Hari

Berita Terbaru