Kerapan Sapi Brujul Probolinggo 2025 Tampilkan Adu Cepat di Lintasan Berlumpur

Minggu, 16 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, detikkota.com – Kota Probolinggo kembali menggelar atraksi budaya Kerapan Sapi Brujul, sebuah perlombaan pacuan sapi tradisional yang digelar di medan berlumpur. Kegiatan yang diselenggarakan Paguyuban Djojolelono dengan dukungan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Probolinggo ini berlangsung pada Minggu (16/11) di Lapangan Kerapan Sapi Brujul, Jl. KH. Syafi’i, Kelurahan Jrebeng Kidul. Sebanyak 30 peserta berpartisipasi memperebutkan trofi dan hadiah uang tunai.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Budiono Wirawan, hadir mewakili Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin. Dalam sambutannya, ia menyebut Kerapan Sapi Brujul memiliki daya tarik unik karena berbeda dari karapan sapi pada umumnya yang digelar di lapangan kering. Medan berlumpur membuat kompetisi lebih menantang dan menarik bagi penonton.

“Ini atraksi yang unik, langka, seru, basah, dan energik. Lebih menantang dari karapan sapi lainnya karena digelar di landasan basah dan berlumpur,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Budiono berharap pelaksanaan kegiatan di tahun berikutnya dapat dipersiapkan lebih baik. Menurutnya, Kerapan Sapi Brujul berpotensi besar menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara sehingga membutuhkan dukungan anggaran yang memadai.

“Event ini langka dan banyak disukai, sehingga perlu ditingkatkan agar penyelenggaraannya semakin baik dan dapat menarik wisatawan,” katanya.

Salah satu pemilik sapi pemenang, Jamal, menyampaikan bahwa persiapan sapi dilakukan sekitar satu bulan dengan pemberian vitamin dan perawatan khusus.

Pada perlombaan tahun ini, pemenang dibagi menjadi dua kategori. Di Kategori A, Juara 1 diraih pasangan sapi Macan Gila dari Triwung Kidul, Juara 2 oleh Selamat Datang Hendrik dari Kademangan, dan Juara 3 oleh Macan Kumbang dari Triwung Kidul.

Sementara itu, di Kategori B, Juara 1 diraih pasangan sapi Angin Ribut dari Kademangan, Juara 2 oleh Pajero dari Curahgrinting, dan Juara 3 oleh Misnatun dari Triwung Lor.

Penulis : D/P

Editor : Red

Berita Terkait

Jalan Rusak di Nagri Kaler Purwakarta Diperbaiki, Kini Lebih Aman Dilalui
Dandim Sumenep Tinjau Lokasi Jembatan Gantung di Ambunten
Deklarasi Perisai Putih Nusantara Sumenep Digelar 29 Maret, Bupati Dijadwalkan Hadir
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Larasati 2026 Hidupkan Ruang Publik dan Gairahkan Ekonomi Kreatif Kota Probolinggo
Polemik Arisan Get di Sumenep Berakhir Damai, Admin Sebut Hanya Miskomunikasi
Lomba Kapal Tradisional Perkuat Identitas Maritim Kepulauan Seribu Utara
Hilang Sejak Dilaporkan, Nur Faidah Masih Dalam Pencarian

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:19 WIB

Dandim Sumenep Tinjau Lokasi Jembatan Gantung di Ambunten

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:53 WIB

Deklarasi Perisai Putih Nusantara Sumenep Digelar 29 Maret, Bupati Dijadwalkan Hadir

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:50 WIB

Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:48 WIB

Larasati 2026 Hidupkan Ruang Publik dan Gairahkan Ekonomi Kreatif Kota Probolinggo

Jumat, 27 Maret 2026 - 16:19 WIB

Polemik Arisan Get di Sumenep Berakhir Damai, Admin Sebut Hanya Miskomunikasi

Berita Terbaru