DLH Lumajang Verifikasi UMKM Kerupuk di Tempeh Tengah untuk Perkuat Standar Lingkungan

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas DLH Lumajang melakukan verifikasi proses produksi kerupuk di UMKM milik Tedi, Desa Tempeh Tengah.

Petugas DLH Lumajang melakukan verifikasi proses produksi kerupuk di UMKM milik Tedi, Desa Tempeh Tengah.

LUMAJANG, detikkota.com — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang melakukan verifikasi lapangan pada UMKM kerupuk milik Tedi, warga Dusun Kebonsari, Desa Tempeh Tengah, Senin (17/11/2025). Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaku usaha rumahan menerapkan standar kebersihan dan pengelolaan lingkungan yang sesuai.

Tim verifikasi yang dipimpin Endang meninjau langsung proses produksi kerupuk yang dilakukan secara manual di dapur rumah pemilik usaha. Dalam kunjungan tersebut, tim mengecek tahapan pembuatan mulai dari pencampuran adonan, perebusan, hingga penjemuran di halaman.

Verifikasi dimulai dengan pendataan profil usaha, mencakup volume produksi, bahan baku, sanitasi peralatan, dan distribusi produk. Tim juga meninjau ruang pengolahan, area pengeringan, penyimpanan, serta jalur pembuangan air.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemeriksaan difokuskan pada kebersihan lantai produksi, ketersediaan air bersih, penataan peralatan, serta potensi limbah cair. DLH menilai UMKM tersebut telah memenuhi beberapa aspek dasar terkait kebersihan dan tidak menghasilkan limbah berbahaya.

Namun, sejumlah perbaikan tetap direkomendasikan, antara lain peningkatan sirkulasi udara, kebersihan area penjemuran, serta perbaikan saluran pembuangan. Penggunaan peralatan stainless juga disarankan untuk meningkatkan higienitas.

Endang menegaskan bahwa verifikasi penting dilakukan guna memastikan usaha pangan rumahan tetap mematuhi standar lingkungan. “Walaupun skala kecil, kebersihan harus tetap dijaga demi kesehatan konsumen dan lingkungan sekitar,” katanya.

Tedi, pemilik UMKM, menyambut baik pendampingan tersebut. Ia mengaku usaha kerupuk ini telah dijalankan turun-temurun dan membutuhkan pembenahan untuk meningkatkan kualitas produksi. “Kami terbantu dengan masukan langsung dari DLH. Semoga usaha ini bisa semakin berkembang,” ujarnya.

DLH Lumajang memastikan pendampingan terhadap UMKM akan terus dilakukan secara berkala. Pembinaan tersebut diharapkan dapat mendorong pelaku usaha pedesaan meningkatkan kebersihan, pengelolaan limbah, serta daya saing tanpa meninggalkan aspek keberlanjutan.

Penulis : Don

Editor : Red

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya
Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah
Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa
Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa
Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026
Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:30 WIB

Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Senin, 25 Mei 2026 - 11:45 WIB

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:33 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:04 WIB

Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:18 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa

Berita Terbaru