Raih Kota Bersertifikat, Lumajang Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Lumajang meraih predikat Kota Bersertifikat (Menuju Kota Bersih) dalam Penghargaan Adipura Tahun 2026.

Kabupaten Lumajang meraih predikat Kota Bersertifikat (Menuju Kota Bersih) dalam Penghargaan Adipura Tahun 2026.

LUMAJANG, detikkota.com – Kabupaten Lumajang meraih predikat Kota Bersertifikat (Menuju Kota Bersih) dalam Penghargaan Adipura Tahun 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah Tahun 2026 yang berlangsung di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu (25/2/2026).

Bupati Lumajang Indah Amperawati menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menyebut Lumajang menjadi salah satu dari 35 kabupaten/kota di Indonesia yang menerima predikat Kota Bersertifikat.

“Kabupaten Lumajang menjadi salah satu dari 35 kabupaten/kota di Indonesia yang memperoleh predikat tersebut. Penghargaan ini diserahkan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah Tahun 2026 di Balai Kartini Jakarta Selatan,” ujar Bunda Indah saat dikonfirmasi di sela kegiatannya, Kamis (26/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan secara berkelanjutan.

“Capaian ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus menjaga dan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Upaya ini membutuhkan peran bersama dan dilakukan secara konsisten,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa pengelolaan lingkungan tidak hanya berfokus pada penanganan akhir, tetapi juga pembiasaan sejak dari sumber. Edukasi pemilahan sampah, pengurangan limbah rumah tangga, serta pemanfaatan kembali material yang masih bernilai terus diperkuat melalui berbagai program di tingkat masyarakat.

“Lingkungan yang terjaga dengan baik akan memberikan dampak positif bagi kualitas hidup masyarakat. Karena itu, menjaga kebersihan perlu menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Lumajang, lanjutnya, terus mengembangkan sistem pengelolaan persampahan melalui peningkatan layanan, penguatan peran bank sampah, serta optimalisasi fasilitas pengolahan agar berjalan lebih efektif dan ramah lingkungan.

Ia juga mengajak seluruh elemen, mulai dari perangkat daerah, dunia usaha, komunitas, hingga generasi muda untuk terus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan melalui langkah-langkah sederhana namun berkelanjutan.

“Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan adalah proses berkelanjutan yang memerlukan konsistensi dan kebersamaan,” pungkasnya.

Dengan kolaborasi yang terus terbangun, Pemerintah Kabupaten Lumajang optimistis kualitas pengelolaan lingkungan akan semakin meningkat sehingga terwujud lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman sebagai fondasi pembangunan daerah berkelanjutan.

Penulis : fad/an

Editor : fad/an

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Berita Terbaru