Ruwat Bumi Desa Sukamulya Berlangsung Meriah, Lapang Amartha Resmi Kembali Jadi Aset Desa

Minggu, 23 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBANG, detikkota.com — Kegiatan Ruwat Bumi di Desa Sukamulya, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, berlangsung meriah pada Sabtu (22/11/2025). Tradisi tahunan yang digelar Pemerintah Desa Sukamulya itu menjadi wujud rasa syukur atas hasil pertanian sekaligus upaya melestarikan budaya lokal.

Rangkaian acara diawali dengan pawai alegoris atau kirab budaya yang diikuti warga dari seluruh dusun. Masyarakat tampak antusias mengikuti arak-arakan dan memadati area perayaan meski di bawah terik matahari.

Kepala Desa Sukamulya, Amar, mengatakan Ruwat Bumi digelar setiap tahun dalam rangka milad desa dan sebagai ungkapan syukur atas panen melimpah. Ia menegaskan, tradisi ini juga menjadi bentuk penghormatan terhadap warisan budaya para leluhur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amar juga mengungkapkan bahwa Lapang Amartha, yang menjadi lokasi utama perayaan, resmi kembali menjadi aset desa setelah puluhan tahun dikuasai pihak ketiga. Menurutnya, lapangan itu merupakan tanah bengkok desa, namun sekitar 50 tahun lalu statusnya berubah akibat akuisisi.

“Banyak warga menyampaikan keluhan terkait kepemilikan lapangan ini. Kami langsung menelusuri dokumen, berkoordinasi dengan kecamatan dan Badan Pertanahan Nasional, hingga akhirnya aset ini kembali ke desa,” ujarnya.

Amar berharap sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat semakin kuat. Ia juga berharap Bupati Subang dan Gubernur Jawa Barat dapat hadir pada kesempatan mendatang untuk melihat potensi desa sekaligus mendengar aspirasi warga.

Pada malam puncak, warga dijadwalkan menikmati pagelaran wayang golek dengan dalang Ki Dadan Sunandar Sunarya (Putra Girihaja 3).

Penulis : DR

Editor : Red

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Pastikan Stok BBM Aman, Isu Kenaikan 1 April Hoaks
Arus Balik Lebaran di Sumenep Tembus 10.157 Penumpang, Rute Jabotabek Masih Dominan
Posko Lebaran Ditutup, Antrean Ketapang Masih Capai 12 Kilometer
Jalan Rusak di Nagri Kaler Purwakarta Diperbaiki, Kini Lebih Aman Dilalui
Dandim Sumenep Tinjau Lokasi Jembatan Gantung di Ambunten
Deklarasi Perisai Putih Nusantara Sumenep Digelar 29 Maret, Bupati Dijadwalkan Hadir
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Larasati 2026 Hidupkan Ruang Publik dan Gairahkan Ekonomi Kreatif Kota Probolinggo

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 14:37 WIB

Kapolres Sumenep Pastikan Stok BBM Aman, Isu Kenaikan 1 April Hoaks

Rabu, 1 April 2026 - 11:44 WIB

Arus Balik Lebaran di Sumenep Tembus 10.157 Penumpang, Rute Jabotabek Masih Dominan

Rabu, 1 April 2026 - 10:33 WIB

Posko Lebaran Ditutup, Antrean Ketapang Masih Capai 12 Kilometer

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:42 WIB

Jalan Rusak di Nagri Kaler Purwakarta Diperbaiki, Kini Lebih Aman Dilalui

Minggu, 29 Maret 2026 - 23:19 WIB

Dandim Sumenep Tinjau Lokasi Jembatan Gantung di Ambunten

Berita Terbaru