Rutan Sumenep Kembangkan Budidaya Lele untuk Perkuat Kemandirian Warga Binaan

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga binaan Rutan Kelas IIB Sumenep mengikuti pelatihan pemijahan ikan lele sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

Warga binaan Rutan Kelas IIB Sumenep mengikuti pelatihan pemijahan ikan lele sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

SUMENEP, detikkota.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sumenep terus memperkuat program pembinaan kemandirian warga binaan melalui pengembangan sektor perikanan. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar pelatihan pemijahan ikan lele sebagai langkah awal membangun budidaya perikanan berkelanjutan di lingkungan rutan.

Kegiatan tersebut melibatkan peserta Magang Hub Divisi Kemandirian yang bekerja sama dengan petugas pembina kemandirian Rutan Sumenep. Warga binaan dilibatkan secara langsung dalam seluruh tahapan pemijahan, mulai dari persiapan kolam, pemilihan indukan, pemeriksaan kematangan gonad, penyuntikan hormon, hingga proses penetasan telur.

Kepala Rutan Kelas IIB Sumenep, Aditya Wahyu Rahmadani, mengatakan program ini tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui pelatihan ini, warga binaan mendapatkan pengalaman praktik langsung yang diharapkan menjadi bekal keterampilan saat kembali ke masyarakat,” ujar Aditya, Selasa (27/1/2026).

Ia menambahkan, pengembangan budidaya lele juga mendukung upaya ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan. Dengan demikian, rutan tidak hanya berperan sebagai tempat pembinaan, tetapi juga memiliki kontribusi produktif.

“Budidaya lele ini kami rancang agar berkelanjutan dan memiliki nilai ekonomi, baik selama masa pembinaan maupun setelah warga binaan bebas,” jelasnya.

Dalam pelatihan tersebut digunakan empat ekor indukan betina dan dua ekor indukan jantan dengan target menghasilkan sekitar 40 ribu benih lele. Seluruh benih hasil pemijahan akan dikembangkan lebih lanjut sebagai bagian dari program budidaya lele berkelanjutan di Rutan Sumenep.

Ke depan, Rutan Sumenep memastikan program pembinaan kemandirian akan terus diperluas melalui kegiatan produktif yang berorientasi pada kebutuhan pasar, sehingga warga binaan memiliki kompetensi yang relevan dan mampu mandiri secara ekonomi.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru