Jelang Ramadan, Satgas Pangan Banyuwangi Sidak Pasar, Harga Relatif Stabil

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satgas Pangan Banyuwangi saat melakukan inspeksi harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Blambangan, Kamis (12/2/2026).

Satgas Pangan Banyuwangi saat melakukan inspeksi harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Blambangan, Kamis (12/2/2026).

BANYUWANGI, detikkota.com – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Banyuwangi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional, Kamis (12/2/2026), untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan.

Tim gabungan yang terdiri dari Pemkab Banyuwangi, kepolisian, dan Bulog menyasar Pasar Blambangan dan Pasar Banyuwangi. Dari hasil pemantauan, harga kebutuhan pokok relatif stabil meski terdapat kenaikan pada beberapa komoditas.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Banyuwangi Danang Hartanto mengatakan kenaikan terjadi pada cabai rawit yang mencapai Rp75 ribu per kilogram. Meski demikian, ia memastikan stok masih mencukupi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Cabai rawit memang naik hingga Rp75 ribu, tetapi ketersediaannya aman. Bahan pokok lainnya juga relatif stabil dan stoknya aman,” ujarnya.

Selain memantau harga, tim Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dispertan Banyuwangi melakukan uji cepat terhadap daging yang dijual di pasar untuk mengantisipasi peredaran daging oplosan atau yang mengandung bahan berbahaya.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan daging yang beredar aman, halal, dan layak konsumsi. Sebelumnya kami juga melakukan pengecekan di Rumah Potong Hewan sebelum daging didistribusikan,” kata Danang.

Wakasatreskrim Polresta Banyuwangi Iptu Didik Hariyono menambahkan hingga kini belum ditemukan praktik permainan harga. Komoditas seperti minyak goreng dan beras masih dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), sementara harga daging bertahan di kisaran Rp130 ribu per kilogram.

Ia menegaskan pihaknya akan menindak tegas pelaku penimbunan atau permainan harga karena masuk ranah pidana.

“Pengawasan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan harga tidak melebihi HET yang ditetapkan pemerintah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bulog Cabang Banyuwangi Dwiana Puspitasari memastikan stok beras dan minyak goreng dalam kondisi aman. Saat ini, cadangan beras mencapai 94.000 ton dan dinilai mampu mencukupi kebutuhan daerah, bahkan menyuplai wilayah lain seperti Papua, NTT, dan Bali.

Dwiana juga memastikan minyak goreng rakyat dijual sesuai HET Rp15.700 per liter. Bulog memasang banner dan stiker di kios mitra sebagai pengingat agar tidak menjual di atas harga ketentuan.

“Jika ditemukan pelanggaran, akan diberikan surat peringatan hingga penghentian suplai,” tegasnya.

Untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi, Bulog bersama Pemkab dan Bank Indonesia rutin menggelar operasi pasar di berbagai kecamatan dan pusat keramaian hingga 16 Maret 2026.

Upaya tersebut dilakukan guna memastikan pasokan tetap aman dan harga terkendali menjelang Ramadan.

Penulis : Bi

Editor : Bi

Berita Terkait

Ribuan Bibit Ikan Ditebar di Ranu Sentong, Wali Kota Aminuddin Dorong Kelestarian dan Ekonomi Lokal
Tanpa Dukungan BUMDes, Petani Desa Saur Saebus Berhasil Panen Jagung
Dari Sawah hingga Irigasi, Bangkalan Mantapkan Langkah Jadi Lumbung Pangan
NTPi Masih 93, Pemkot Probolinggo Siapkan Strategi Penguatan Pembudidaya Ikan
Produksi Padi dan Jagung Banyuwangi Surplus, Bukti Sinergi Petani dan Pemerintah
Pemkab Bangkalan Dorong Peningkatan PAD Lewat Penguatan Potensi Ekonomi Kecamatan
Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep, Momentum Bangkitkan Ekonomi Kreatif dan UMKM Lokal
Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Kemandirian Ekonomi Nasional di Forbes Global CEO Conference 2025

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:42 WIB

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Banyuwangi Sidak Pasar, Harga Relatif Stabil

Minggu, 8 Februari 2026 - 23:09 WIB

Ribuan Bibit Ikan Ditebar di Ranu Sentong, Wali Kota Aminuddin Dorong Kelestarian dan Ekonomi Lokal

Senin, 2 Februari 2026 - 11:25 WIB

Tanpa Dukungan BUMDes, Petani Desa Saur Saebus Berhasil Panen Jagung

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:08 WIB

Dari Sawah hingga Irigasi, Bangkalan Mantapkan Langkah Jadi Lumbung Pangan

Jumat, 12 Desember 2025 - 16:09 WIB

NTPi Masih 93, Pemkot Probolinggo Siapkan Strategi Penguatan Pembudidaya Ikan

Berita Terbaru