Warga Sapeken Pasca Operasi Katarak Terlunta di Kota, Tinggal Sendirian di Kos Depan Museum Sumenep

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasanudin, warga Desa Saseel, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, terpaksa tinggal di kamar kos sederhana di depan Museum Sumenep usai menjalani operasi katarak.

Hasanudin, warga Desa Saseel, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, terpaksa tinggal di kamar kos sederhana di depan Museum Sumenep usai menjalani operasi katarak.

SUMENEP, detikkota.com – Potret pilu kembali menyelimuti warga kepulauan di Kabupaten Sumenep. Seorang lansia asal Desa Saseel, Kecamatan Sapeken, Hasanudin, kini harus hidup sendirian menumpang di sebuah kamar kos sederhana di depan Museum Sumenep setelah menjalani operasi katarak.

Datang dari wilayah kepulauan dengan segala keterbatasan, Hasanudin menempuh perjalanan laut dari Sapeken menuju Pelabuhan Kalianget demi mendapatkan pelayanan kesehatan. Perjalanan panjang dan biaya yang tidak sedikit harus ia tanggung sendiri dengan bantuan seadanya dari tetangga.

“Saya dititipkan ponaan saya ke kenalannya di Kota Sumenep untuk bantu periksa mata. Tapi karena yang bersangkutan sibuk, setelah operasi saya dititipkan di kos-kosan temannya,” ungkap Hasanudin dengan suara lirih, Sabtu (28/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kini, pasca operasi, ia harus bertahan hidup sendiri. Tanpa keluarga yang mendampingi, tanpa penghasilan tetap, dan tanpa kepastian bantuan dari pemerintah daerah.

Meski bersyukur masih memiliki tempat berteduh, kondisi ekonominya sangat memprihatinkan. Untuk kebutuhan makan sehari-hari, Hasanudin mengaku hanya mampu mengandalkan telur rebus agar pengeluaran tidak membengkak.

“Harus irit makannya, takut uang tidak cukup. Saya sudah tidak bisa kerja karena tua. Alhamdulillah waktu berangkat ada tetangga yang kasih uang buat tiket kapal dan ongkos perjalanan,” tuturnya.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius terhadap perhatian pemerintah daerah terhadap warga kepulauan yang menjalani pengobatan di daratan. Pasca tindakan medis, tidak ada pendampingan sosial maupun jaminan keberlanjutan hidup bagi pasien kurang mampu seperti Hasanudin.

Sebagai daerah kepulauan, seharusnya ada skema perlindungan khusus bagi warga dari wilayah terluar yang harus menjalani perawatan di kota kabupaten. Terlebih bagi lansia yang sudah tidak memiliki kemampuan ekonomi.

Hasanudin kini hanya berharap ada uluran tangan pemerintah maupun dermawan agar dapat bertahan hidup hingga kondisinya pulih dan bisa kembali ke kampung halamannya di Sapeken.

“Yang penting bisa makan dan nanti bisa pulang,” harapnya singkat.

Penulis : M

Editor : M

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Sumenep Ringkus Pengedar Sabu, Delapan Poket Disita
Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni
Rembug Lansia Banyuwangi Jadi Wadah Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan
PSHT Cabang Sumenep Perkuat Silaturahmi dengan Yon TP 931/Ksatria Jokotole
Doa untuk Sang Proklamator Digelar Serentak di Sumenep, Bupati Ajak Generasi Muda Teladani Pemikiran Bung Karno

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:08 WIB

Satresnarkoba Polres Sumenep Ringkus Pengedar Sabu, Delapan Poket Disita

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:41 WIB

Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:47 WIB

Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:01 WIB

MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni

Berita Terbaru