Warga Probolinggo Antusias Serbu Gerakan Pangan Murah Jelang Hari Besar Keagamaan

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mengantre membeli bahan pokok pada kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo di RTH Taman Maramis, Rabu (11/3/2026).

Warga mengantre membeli bahan pokok pada kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo di RTH Taman Maramis, Rabu (11/3/2026).

PROBOLINGGO, detikkota.com – Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di RTH Taman Maramis, Rabu (11/3/2026). Kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli bahan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.

Sejak pagi, warga terlihat mengantre untuk mendapatkan berbagai komoditas pangan yang dijual dengan harga di bawah harga pasar. Beberapa bahan pokok yang tersedia antara lain beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp57.000, telur ayam Rp27.500 per kilogram, minyak goreng Minyakita Rp15.500 per liter, serta bawang merah Rp35.000 per kilogram.

Selain itu, tersedia pula gula pasir Rp17.000 per kilogram, daging ayam Rp40.000 per kilogram, serta berbagai sayuran segar, ikan asap, dan aneka produk olahan dari pelaku UMKM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, yang meninjau langsung kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan langkah pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus membantu meningkatkan daya beli masyarakat.

Ia menilai tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan program tersebut sangat dibutuhkan, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika harga bahan pokok cenderung mengalami kenaikan.

Menurutnya, keberadaan GPM juga dapat membantu menyeimbangkan harga di pasar tradisional sehingga tetap terkendali.

Sementara itu, Kepala DKPPP Kota Probolinggo, Fitriawati, mengatakan pihaknya telah menyiapkan stok berbagai komoditas pangan dalam jumlah cukup. Namun, tingginya minat masyarakat membuat sejumlah komoditas cepat habis.

Ia menyebutkan untuk beras disediakan sekitar satu ton, sedangkan telur sebanyak 15 kerat. Beberapa komoditas tersebut bahkan harus kembali ditambah karena permintaan masyarakat yang tinggi.

Salah seorang warga Kedopok, Lia, mengaku merasa terbantu dengan adanya kegiatan Gerakan Pangan Murah karena dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Ia berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih sering agar masyarakat semakin mudah memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

Penulis : dp

Editor : Id

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan
Hari Tani Nasional 2026, Bupati Probolinggo Soroti Pupuk dan Harga Komoditas

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Selasa, 29 September 2026 - 16:38 WIB

ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA

Selasa, 29 September 2026 - 16:35 WIB

GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terbaru