Presiden Prabowo Dorong Percepatan Program Waste to Energy di Kota Besar

Kamis, 26 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, membahas percepatan program pengelolaan sampah menjadi energi, Rabu (25/3).

Presiden Prabowo Subianto menerima sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, membahas percepatan program pengelolaan sampah menjadi energi, Rabu (25/3).

JAKARTA, detikkota.com – Presiden Prabowo Subianto mendorong percepatan pelaksanaan program pengelolaan sampah menjadi energi atau Waste to Energy (WTE) di berbagai kota besar di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan Presiden dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Roeslani bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman Presiden di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (25/3).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, dalam pertemuan tersebut Rosan Roeslani melaporkan perkembangan program WTE yang saat ini difokuskan di kota-kota besar dengan tingkat kepadatan tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kepala Danantara Bapak Rosan Roeslani melaporkan perkembangan program Waste To Energy (WTE) atau program pengelolaan sampah menjadi energi di seluruh Indonesia, khususnya yang berada di kota-kota besar dan padat penduduk seperti DKI Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Bali, dan kota lainnya di Indonesia,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis.

Ia menjelaskan, program WTE diharapkan menjadi solusi strategis untuk mengatasi persoalan sampah yang belum tertangani secara optimal, sekaligus mendukung penyediaan energi alternatif yang berkelanjutan.

Menurutnya, Presiden Prabowo juga menginginkan adanya langkah cepat dan terintegrasi dari pemerintah pusat dalam menangani persoalan sampah di daerah.

“Presiden Prabowo menginginkan pemerintah pusat segera mengelola sampah-sampah yang telah lama tidak tertangani dengan baik di daerah untuk segera dibersihkan, dihilangkan, dan dimanfaatkan untuk menjadi energi terutama energi listrik,” imbuhnya.

Program tersebut menjadi bagian dari arah kebijakan pemerintah dalam membangun sistem pengelolaan sampah berbasis teknologi modern serta memperkuat ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya ramah lingkungan.

Selain itu, pendekatan hilirisasi dalam program Waste to Energy juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong kota-kota di Indonesia menuju sistem pengelolaan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Penulis : Neg

Editor : M/Red

Berita Terkait

Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri
Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan
DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175,16 Miliar
Bappeda Sumenep Siapkan Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Hilirisasi dan Investasi
Retreat GP Ansor Lenteng, Satukan Perspektif dan Perkuat Solidaritas
Jelang HUT RI ke-81, Kepala Dinas Bale Atikan Purwakarta Cek Langsung Progres Pengecatan Kantor
Banyuwangi Sambut Tim Asesor UNESCO untuk Revalidasi Geopark Ijen

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:59 WIB

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:07 WIB

DPRD Sumenep Bahas Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Turun Rp175,16 Miliar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Bappeda Sumenep Siapkan Roadmap Pertumbuhan Ekonomi, Dorong Hilirisasi dan Investasi

Berita Terbaru