DNA Dugaan Bayi Tertukar Sudah Berada di RS Bhayangkara Polda Jatim, RSUD Baru Tahu

Rabu, 3 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AKP Dhani Rahadian, Kasatreskrim Polres Sumenep

AKP Dhani Rahadian, Kasatreskrim Polres Sumenep

SUMENEP, detikkota.com – Hasil test DNA dugaan bayi tertukar di RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, hasilnya sebentar lagi akan keluar. Hal itu disampaikan AKP Dhani Rahardian Basuki, Kasatreskrim Polres Sumenep, bahwa hasil tes DNA tersebut sudah turun ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jatim.

“Kami diminta untuk mengambil langsung hasil test DNA yang sudah ada di RS Bayangkari Polda,” ujar Dhani, Selasa (2/2/2021).

Dia mengaku tidak bisa menyampaikan sekarang, karena hasil resminya belum ditangan apalagi Polres masih belum menjemputnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam minggu ini saya berjanji akan segera menjemput hasil test DNA ke Polda Jatim,” ujarnya.

“Jika hasil tes DNA pada bayi tersebut nantinya Identik, pihaknya akan mengembalikan bayi tersebut pada orang tuanya,” jelasnya.

Jika tidak, maka pihak Polres Sumenep akan segera melakukan penyelidikan. “Secepatnya kami akan proses tunggu saja,” tegasnya.

Diwaktu yang berbeda saat di konfirmasi melalui via telpon, Arman Dwi Andika Putra, Humas RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, mengatakan belum mengetahui pasti terkait keluarnya test DNA bayi tersebut.

“Kami baru tahu dari sampeyan terkait itu, saya konfirmasi pada ibu Dirut dulu,” katanya, Rabu (3/2).

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan bayi tertukar itu terjadi di RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep pada November 2020 yang lalu.

Bayi yang diduga tertukar tersebut merupakan bayi dari pasangan suami istri Subroto (27), dan Nurma Ningsih (25), warga Dusun Rambuk, Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang Sumenep. (fer)

Berita Terkait

Pembangunan TPS 3R Karetan Banyuwangi Capai 40,95 Persen, Ditargetkan Beroperasi September 2026
Penerimaan Polri 2026 Resmi Dibuka, Kesempatan Jadi Bhayangkara Hingga 30 Maret
Tradisi Kitiran Sewu di Pasuruan Kembali Digelar, Warga Putar Seribu Kincir Angin Saat Ramadan
Sepekan Dibuka, Posko Pengaduan THR di Pamekasan Belum Terima Laporan
SMA NU Sumenep Gelar Tahsinul Qira’ah Metode Tartila bil Qolam dalam Program Pondok Ramadan
Jembatan Gantung Seneporejo Diresmikan, Mobilitas Warga dan Pelajar Makin Lancar
Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipastikan Aman, Warga Diimbau Tidak Panic Buying
Babinsa dan Warga Guworejo Gotong Royong Uruk Bahu Jalan Rusak

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:46 WIB

Pembangunan TPS 3R Karetan Banyuwangi Capai 40,95 Persen, Ditargetkan Beroperasi September 2026

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:38 WIB

Penerimaan Polri 2026 Resmi Dibuka, Kesempatan Jadi Bhayangkara Hingga 30 Maret

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:58 WIB

Tradisi Kitiran Sewu di Pasuruan Kembali Digelar, Warga Putar Seribu Kincir Angin Saat Ramadan

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:47 WIB

SMA NU Sumenep Gelar Tahsinul Qira’ah Metode Tartila bil Qolam dalam Program Pondok Ramadan

Senin, 9 Maret 2026 - 17:26 WIB

Jembatan Gantung Seneporejo Diresmikan, Mobilitas Warga dan Pelajar Makin Lancar

Berita Terbaru