POKJA ULP Banten Diduga Berbuat Culas, RSJKO Dimenangkan

Selasa, 13 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTEN, detikkota.com – Terkait pengadaan RSUD Cilograng 58M dan RSJKO senilai 92M di Provinsi banten tahun anggaran 2021 saat ini untuk RSUD Cilograng telah dibatalkan oleh pihak Pokja, sementara RSJKO telah diumunkan sebagai pemenang PT Delima.

Hal ini menimbulkan preseden buruk dalam dunia pelelangan dimana sangat jelas dan nyata besar dugaan pokja bermain curang dimana pokja memenangkan perusahaan dengan harga tertinggi, sementara PT TKSU yang penawar terendah dikalahkan dengan hal yg tidak subtantif.

Forum Pemantau Tender Indonesia, Ketua Imron akan mengawal dan melaporkan hal ini ke KPK dan Kejagung terkait proses lelang ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dan ada info yang beredar di internal kontraktor yang menyatakan bahwa Pokja dan Dinas Terkait sudah mengkondisikan paket tersebut dengan perusahaan tertentu dan infonya sudah setor uang 2,5M agar projek tersebut bisa dimenangkan oleh salah satu kontraktor yang mengikuti lelang tersebut.

Apabila hal ini benar maka kami meminta aparat penegak hukum KPK, Kejagung, dan Mabes Polri untuk segera mengusut hal ini secara tuntas.

“Kami kasihan provinsi banten menjadi ajang pemburu rupiah yang tidak halal
Karena ini semua adalah uang rakyat dan rakyat banten berhak menerima pembangunan yang sesuai dengan spek dan berkelanjutan bukan menjadi ajang rebut rebutan kue di banten pungkasnya,” ujarnya, Selasa, (13/04/2021).

Kemudian dalam hal ini pokja sangat mengada ngada. Ia menantang Pokja untuk membuka dokumen PT Delima karena kami yakin pasti ada kesalahan dokumen nya juga. Apabila mau dikuliti satu satu maka semua peserta pasti ada kesalahan tapi kalau cuma kesalahan tulis yang tidak subtantif dan tidak mengurangi makna yang dimaksud ini benar benar ke terlaluan dan sangat terkesan sudah ada pemenang sebelum tender projek di tayangkan oleh pokja.

Seperti contoh PT. Trikencana Sakti Utama. yang dalam proses tender mendapat urutan 1 dalam penawaran projek RSJKO di provinsi banten tidak mendapatkan undangan. Namun yang dimenangkan malah no urut sepuluh. Ini kan keliatan bangat KKN dalam proses lelang di Provinsi banten.

“Apa bila hal ini tidak di lanjutin oleh pemerintah provinsi banten dan tidak mengevaluasi hasil tender projek RSJKO di provinsi banten. Maka kami akan mengelar aksi besar-besaran mendesak APH di banten untuk memeriksa panitia Pokja atas kecurangan melaksanakan tender di banten yg tidak transparan dan cendrung memenangkan salah satu kontaktor,” tutup imron yang juga sebagai kordinator Advokasi Forum Pemantau Tender Indonesia.

Berita Terkait

Pelaku Pencurian Toko di Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti
Dipercaya Lagi, M. Hariri Nahkodai Komunitas Jurnalis Sumenep Hingga 2029
Kaesang Pangarep Umumkan Maju sebagai Caleg DPR RI pada Pileg 2029 dari Dapil V Jateng
Menpar Widiyanti Apresiasi Bandara Banyuwangi sebagai Pelopor Green Airport dan Pariwisata Berkelanjutan
Berbekal Laporan Warga, Polsek Sapeken Ungkap Peredaran Pil “Y”, Amankan Ratusan Butir Barang Bukti
Ketua MIO Indonesia DKI Jakarta Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya Terkait Laporan terhadap Hotman Paris
Stok Pupuk Subsidi di Sumenep Dipastikan Aman, Pupuk Indonesia Jamin Distribusi hingga Kepulauan
Hotman Paris Mundur dari Kuasa Hukum Eks Jampidsus, Ketum LSM BIDIK Ajak Publik Tetap Objektif

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 08:43 WIB

Pelaku Pencurian Toko di Dungkek Ditangkap, Polisi Amankan Puluhan Slop Rokok dan Sejumlah Barang Bukti

Senin, 27 Juli 2026 - 08:30 WIB

Dipercaya Lagi, M. Hariri Nahkodai Komunitas Jurnalis Sumenep Hingga 2029

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:20 WIB

Kaesang Pangarep Umumkan Maju sebagai Caleg DPR RI pada Pileg 2029 dari Dapil V Jateng

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:29 WIB

Menpar Widiyanti Apresiasi Bandara Banyuwangi sebagai Pelopor Green Airport dan Pariwisata Berkelanjutan

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:34 WIB

Ketua MIO Indonesia DKI Jakarta Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya Terkait Laporan terhadap Hotman Paris

Berita Terbaru