Wakil Ketua DPRD Sumenep Kecam Pelaku Pembunuhan Terhadap Bocah 4 Tahun Cepat Terungkap

Jumat, 23 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Peristiwa bermula dari hilangnya bocah perempuan bernama Selvy Nur Indah Sari, gadis kecil asal Desa Tambaagung Ares, Kecamatan Ambunten, Sumenep, Madura, Jawa timur di temukan dalam sumur tua.

Waktu itu, Bocah yang masih berusia 4 tahun tersebut bermain dengan teman-teman seusianya di rumah neneknya yang tak jauh dari rumahnya sendiri sekitar pukul 11.00 WIB. Tepatnya pada hari Minggu (18/4/21) lalu.

Usai bermain, ia pun pulang ke rumahnya. Lalu, gadis yang biasa dipanggil Indah itu pamit kepada Ibunya pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil. Namun tak berselang lama, anak tersebut hilang secara misterius hingga membuat keluarganya panik. Alhasil, ananda Indah dinyatakan hilang selam 4 hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah dinyatakan hilang, pihak keluarga beserta warga sekitar dibantu aparat kepolisian dan Koramil setempat melakukan pencarian. Akan tetapi, saat ditemukan di Dusun Pandan Desa Ambunten Tengah Kecamatan setempat, kondisi anak kecil itu malah mengenaskan. ditemukan terbungkus karung di dalam sebuah sumur tua dalam keadaan meninggal dunia. Tidak hanya itu, perhiasan yang digunakan oleh bocah tersebut di duga di ambil pelaku.

Lokasi sumur sendiri cukup jauh dari pemukiman warga, jarak tempuh dari rumah korban berkisar 2 hingga 3 kilometer. Usai menemukan jenazah anak kecil itu, anggota keluarga berikut Polsek dan Koramil 0827/10 Ambunten langsung membawa mayat korban ke RSU dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Rabu (21/4/21) kemarin.

Sontak kejadian tersebut membuat banyak pihak merasa geram. Tak terkecuali wakil ketua DPRD Sumenep Indra Wahyudi. Pria yang juga berasal dari Kecamatan Ambunten itu mengutuk pelaku pembunuhan tersebut.

Wakil ketua DPRD Sumenep Indra Wahyudi mengatakan, perbuatan pelaku sudah diluar batas kemanusiaan. Bagaimana tidak, korban diculik, diambil perhiasannya, dibunuh lalu mayatnya dibuang ke sumur secara sadis.

“Secara pribadi saya mengecam pelaku kejahatan ini, apalagi yang sekarang ini terjadi di Sumenep, di depan mata kita, ini pasti menimbulkan traumatisme ujarnya. Jum’at (23/4)

Ia melanjutkan, sebelumnya peristiwa penculikan dan penghilangan nyawa terhadap anak kecil hanya terjadi di luar Madura. Masyarakat Madura khususnya Sumenep hanya mendengar dan melihatnya di siaran-siaran televisi, itupun sudah menimbulkan kepanikan dan keresahan di masyarakat.

Oleh karena itu lanjut dia, kasus ini haruslah menjadi atensi khusus aparat kepolisian, baik itu dijajaran Polres Sumenep Polda Jatim, atau bahkan Polri. Sebab, adanya kasus penculikan dan pembunuhan anak merupakan kejahatan luar biasa. “Kepolisian harus cepat menemukan pelaku, jatuhkan hukuman seadil-adilnya, kalau perlu jatuhi hukuman mati,” pungkasnya. (Fer)

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD
Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Pemkab Purwakarta Terus Benahi Taman Kota, Perkuat Fasilitas dan Keindahan Ruang Publik
Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi
Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep
Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini, Puluhan Rombongan Anak Ikuti Pawai Kemerdekaan di Pragaan
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI
Ujang Kecam Keras Sorotan Anggaran Sekolah Rakyat: Samarang Bukan Penonton, Kami Juga Berhak

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Pemkab Purwakarta Terus Benahi Taman Kota, Perkuat Fasilitas dan Keindahan Ruang Publik

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini, Puluhan Rombongan Anak Ikuti Pawai Kemerdekaan di Pragaan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan

Jumat, 21 Agu 2026 - 11:01 WIB