Tradisi Barong Ider Bumi Digelar, Prokes covid 19 Tetap Diterapkan

Sabtu, 15 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Warga Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi menggelar tradisi Barong Ider Bumi di tengah pandemi Covid-19. Acara ini digelar dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan tertutup untuk warga umum, Jumat sore (14/5/2021).

Ada 12 personil Barong Ider Bumi beserta penabuhnya yang didampingi oleh 10 orang satgas Covid kecamatan untuk mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Tidak hanya itu, beberapa orang juga menggunakan pakaian APD lengkap melakukan penyemprotan di sepanjang jalan yang dilalui oleh Barong.

Tradisi Barong Ider Bumi sendiri digelar pada tanggal 2 syawal atau lebaran hari ke-dua. Tradisi ini diyakini oleh masyarakat sekitar dapat mengusir pagebluk atau mara bahaya. Barong berjalan berkeliling keempat penjuru desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut tokoh adat setempat, Suhaimi, ritual ini harus tetap dilaksanakan karena ini merupakan warisan dari tradisi leluhur. Meski tradisi ini digelar di masa pandemi, kata dia, tidak mengurangi kesakralan ritual Ider Bumi.

“Kami menggelar ritual sesuai adat kami, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Kami harap, dengan ini Desa Kemiren serta Banyuwangi dapat segera “terbebaskan” dari pagebluk covid 19,” kata Suhaimi.

Ditambahkan dia, pada pandemi ini kegiatan ritual adat Barong Ider Bumi ini digelar lebih sederhana dibanding tahun-tahun sebelumnya. Bila biasanya ratusan warga desa berbondong-bondong mengikuti arakan Barong, namun kini hanya personel inti Barong yang berkeliling desa.

“Kita lakukan dengan sederhana. Biasanya ratusan orang yang ikut. Tapi saat ini hanya beberapa orang saja yang ikut,” tambahnya.

“Selain juga Nyekar di Buyut Cili, leluhur yang diyakini membuka desa Kemiren,” imbuhnya.

Ditambahkan oleh Kepala Desa Kemiren, M. Arifin, pihaknya telah membentuk Satgas untuk mengantisipasi kemunan saat arak-arakan berlangsung. Selain itu, selama kegiatan arak-arakan Barong, juga ada petugas yang menyemprotkan disinfektan sepanjang kegiatan berlangsung.

“Kita juga membentuk Satgas yang mengawal arak-arakan Barong. Ada juga yang memberikan imbauan patuhi prokes selama berlangsung ritual Ider Bumi,” tambahnya.

Para pelaku Barong Ider Bumi pun juga mematuhi protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum dan sesudah belangsungnya acara.

“Protokol kesehatan juga kita terapkan untuk personel Barong. Mulai dari penabuh hingga pembawa Barong dan pitik-pitikan,” pungkasnya.

Warga berharap, kata dia, adanya Barong Ider Bumi bisa segera meredakan kasus COVID-19 di Banyuwangi. “Harapannya, semoga pandemi COVID-19 segera berakhir. Karena COVID-19 sangat berdampak pada masyarakat kami,” pungkasnya. (ar)

Berita Terkait

Pemerintah Perkuat Kesiapan Hadapi El Nino, Dampak Erupsi Gunung Api Dipantau
Razia Miras di Cafe Lotus, Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan 48 Botol Minuman Beralkohol
Anak Krakatau Masih Aktif, Erupsi Susulan Mengintai: Radius 3 Kilometer Terlarang
Mahasiswa Jepang dan Malaysia Belajar Membatik di Kraksaan
Salat Subuh Berjamaah di Masjid Agung, Anak-anak Dapat Uang Saku dari Wali Kota
Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama, Pupuk Indonesia Jajaki Investasi Pabrik Urea di Vladivostok
Kemeriahan Madura Night Vaganza 2026: Bappeda Sabet Juara Stand OPD Terbaik!
Hari PMI, Kapolresta Sumenep Dorong Gerakan Donor Darah: Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 07:57 WIB

Pemerintah Perkuat Kesiapan Hadapi El Nino, Dampak Erupsi Gunung Api Dipantau

Senin, 7 September 2026 - 17:54 WIB

Razia Miras di Cafe Lotus, Satresnarkoba Polresta Sumenep Amankan 48 Botol Minuman Beralkohol

Senin, 7 September 2026 - 17:08 WIB

Anak Krakatau Masih Aktif, Erupsi Susulan Mengintai: Radius 3 Kilometer Terlarang

Minggu, 6 September 2026 - 11:36 WIB

Mahasiswa Jepang dan Malaysia Belajar Membatik di Kraksaan

Minggu, 6 September 2026 - 11:26 WIB

Salat Subuh Berjamaah di Masjid Agung, Anak-anak Dapat Uang Saku dari Wali Kota

Berita Terbaru