Ada Potensi Ekspor Getah Damar dan Porang di Pesisir Barat, Lampung

Rabu, 2 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PESISIR BARAT, detikkota.com – Tekstur tanah dan topografi Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung menjadi komponen utama dalam mendukung pertanian di daerah ini. Namun karena keterbatasan informasi pemasaran, membuat petani belum mempunyai akses untuk mengekspor komoditasnya.

Porang dan damar tumbuh subur di daerah ini tumbuh subur. Porang merupakan salah satu tanaman penghasil umbi yang sedang naik daun, petani di berbagai daerah sudah mulai menanam tanaman ini, tak terkecuali di Lampung

Pejabat Karantina Pertanian Lampung melakukan kunjungan ke Pesisir Barat untuk menggali apa saja potensi ekspor di daerah tersebut. Dengan menggandeng Dinas Pertanian Kab. Pesisir Barat, pejabat karantina terjun langsung ke lokasi pertanaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Peluang dan kendala yang ada di petani telah kami catat, kemudian kami siapkan win-win solution untuk mendukung petani porang dan getah damar agar bisa diekspor,” ujar Muh. Jumadh, Kepala Karantina Pertanian Lampung.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Karantina Pertanian Lampung untuk mewujudkan program Kementerian Pertanian yaitu gerakan tiga kali lipat ekspor (Gratieks),” imbuhnya. (Dw.A/Red)

Berita Terkait

Hari Gizi Nasional, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Tekankan Gizi sebagai Fondasi Ketahanan Bangsa
Beasiswa Pemuda Tangguh Tak Tepat Sasaran, Wali Kota Surabaya Minta Evaluasi Menyeluruh
Dua Pekerja Tewas Terjatuh dari Cerobong PLTU Sukabangun, Manajemen PLN NPS Disorot
Pangkas Anggaran Publikasi, Ketua PJI Purwakarta Mahesa Jenar Ultimatum Kominfo dan Siap Gelar Aksi Massa
Wartawan di Purwakarta Kecewa, Kerja Sama Media TA 2025 Diskominfo Gagal Bayar
Durian Merah Banyuwangi Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Video Viral Orang Tua Murid di Sumenep Keluhkan Menu MBG Anak Tak Dimakan
Alissa Wahid: 221 Ribu Jamaah Haji Indonesia Bergantung pada Dedikasi Petugas

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:44 WIB

Hari Gizi Nasional, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Tekankan Gizi sebagai Fondasi Ketahanan Bangsa

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:54 WIB

Beasiswa Pemuda Tangguh Tak Tepat Sasaran, Wali Kota Surabaya Minta Evaluasi Menyeluruh

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:41 WIB

Dua Pekerja Tewas Terjatuh dari Cerobong PLTU Sukabangun, Manajemen PLN NPS Disorot

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:57 WIB

Pangkas Anggaran Publikasi, Ketua PJI Purwakarta Mahesa Jenar Ultimatum Kominfo dan Siap Gelar Aksi Massa

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:56 WIB

Wartawan di Purwakarta Kecewa, Kerja Sama Media TA 2025 Diskominfo Gagal Bayar

Berita Terbaru