Antisipasi Massa Aksi 1812 ke Jakarta, Polda Banten dan TNI Gelar Operasi Yustisi Cegah Covid-19

Jumat, 18 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERANG, detikkota.com – Dengan masih tingginya angka sebaran Covid-19 di Jakarta dan sekitarnya, termasuk wilayah Banten, maka Satgas Covid-19 Provinsi Banten, terdiri dari Satpol, Polda dan Polres jajaran, Korem 064/MY dan Kodim jajaran Banten, menggelar Operasi Yustisi secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Banten, dengan menggelar penyekatan akses ke Jakarta di 22 titik lokasi

Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis 17 Desember 16.00 Wib hingga Jumat dini 18 Desember ini melibatkan personil gabungan 1.200 personil yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, Brimob dan Shabara, Dinas Kesehatan Kabupaten Kota.

Kegiatan ini dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, Satgas Covid-19 melakukan Operasi Yustisi di Gerbang Tol Serang Timur, Serang Barat, Pintu Tol Merak, Balaraja, Cikande, Ciujung, Stasiun Kereta Api dan puluhan titik akses jalan lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ditemui di lokasi, Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs Ery Nursatari., M.H mengatakan kegiatan operasi yustisi tersebut dilakukan guna mendisplinkan masyarakat akan pentingnya prokes.

“Hari ini kita melaksanakan kegiatan operasi yustisi di 22 titik lokasi, salah satu nya di depan pintu masuk Gerbang Tol Serang Timur ini, dimana setiap masyarakat yang ingin melakukan perjalanan ke luar Kota kita periksa apakah sudah menerapkan protokol kesehatan,” ujar Ery Nursatari.

Dia menghimbau kepada masyarakat untuk menunda perjalanan ke luar kota, mengingat masih tingginya penyebaran Covid-19.

“Sekarang ini tingkat konfirmasi covid-19 masih tinggi, apalagi di Jakarta. Dan saat ini di Jakarta sedang memperketat protokol kesehatan. Untuk itu kita menghimbau kepada masyarakat agar menunda perjalanan ke luar kota, kalo tidak ada keperluan mendesak mending gak usah keluar kota,” tegas Ery Nursatari.

Ery Nursatari menjelaskan dalam pelaksanaan operasi yustisi tersebut dilakukan oleh personel gabungan.

Wakapolda menyampikan bahwa kegiatan ini dalam rangka antisipasi pergerakan massa aksi 1812 yang akan ke Jakarta, Polda Banten melakukan operasi yustisi untuk mencegah kerumunan massa di Jakarta karena angka Covid-19 masih tinggi.

Ery juga menambahkan bahwa hal ini demi memutus mata rantai penyebaran covid-19 khususnya warga banten
Yang akan ke jakarta dan sekembalinya nanti.

“Dalam pelaksanaan operasi yustisi ini kita lakukan dengan personel gabungan, ada dari personel Polri, TNI, Dishub dan Satpol-PP,” jelas Ery Nursatari.

Ery Nursatari berharap dengan dilaksanakannya operasi yustisi tersebut dapat mencegah penyebaran Covid-19.

“Saya berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini bisa mengurangi penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polda Banten,” harap Ery Nursatari.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Buat masyarakat mari kita bersama-sama mencegah penyebaran Covid-19 ini, karena sampai saat ini angka penularan Covid-19 masih sangat tinggi. Untuk itu selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer, selalu menjaga jarak dan hindari kerumunan,” ujar Edy Sumardi.

“Dan juga menjelang libur Natal dan Tahun Baru ini diharapkan tidak usah berpergian dulu lah, kita dirumah saja dulu. Semua kita lakukan guna mencegah penyebaran virus Covid-19 ini,” tutup Edy Sumardi. (b/tim/red)

Berita Terkait

Perkins International Gelar Pelatihan Fisioterapi untuk Guru dan Orang Tua ABK di Banyuwangi
Dewan Kehormatan MIO Indonesia: Menjaga Etika, Menyalakan Regenerasi
Kerusakan Meluas, Bupati Indah Sampaikan Kebutuhan Pemulihan ke Timwas Bencana DPR RI
Dua Korban Luka Bakar Erupsi Semeru Alami Perkembangan Positif
Hari Pertama Anniversary ke-5 MIO Indonesia Tekankan Integritas dan Kepemimpinan Jurnalistik
PWI Sumenep Resmi Dilantik, Fokus Perkuat Profesionalisme Pers
Bea Cukai dan Pemkab Sumenep Musnahkan 28 Ribu Batang Rokok Ilegal
Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 800 Meter dan Status Tetap Level IV Awas

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 09:58 WIB

Perkins International Gelar Pelatihan Fisioterapi untuk Guru dan Orang Tua ABK di Banyuwangi

Sabtu, 29 November 2025 - 01:32 WIB

Dewan Kehormatan MIO Indonesia: Menjaga Etika, Menyalakan Regenerasi

Kamis, 27 November 2025 - 09:20 WIB

Kerusakan Meluas, Bupati Indah Sampaikan Kebutuhan Pemulihan ke Timwas Bencana DPR RI

Kamis, 27 November 2025 - 09:18 WIB

Dua Korban Luka Bakar Erupsi Semeru Alami Perkembangan Positif

Kamis, 27 November 2025 - 01:14 WIB

Hari Pertama Anniversary ke-5 MIO Indonesia Tekankan Integritas dan Kepemimpinan Jurnalistik

Berita Terbaru

Petugas medis melakukan pemeriksaan kesehatan WBP di Rutan Kelas IIB Kraksaan.

Daerah

Rutan Kraksaan Gelar Screening Kesehatan bagi Warga Binaan

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:42 WIB

Bupati Bangkalan meninjau pengerjaan normalisasi drainase di Desa Tongguh, Arosbaya.

Pemerintahan

Bupati Bangkalan Tinjau Progres Perbaikan Drainase di Arosbaya

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:35 WIB