Bangun Pendekatan Persuasif, Kalapas Banyuwangi Sapa Warga Binaan

Kamis, 23 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banyuwangi, Mochamad Mukaffi yang baru menjabat mulai menyapa warga binaan dengan mengunjungi blok hunian, Kamis (23/1).

Mukaffi mengunjungi blok hunian dengan didampingi beberapa pejabat struktural. Langkah itu diambil untuk membangun pendekatan persuasif dengan warga binaan, khususnya dalam hal keamanan dan ketertiban di Lapas.

Selain menyapa warga binaan sebagai perkenalan awal sebagai Kalapas baru, Mukaffi juga menyempatkan diri duduk bersama dan berdialog bersama warga binaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Mukaffi ingin memastikan bahwa hak-hak warga binaan telah tersampaikan dengan baik, mulai dari layanan makanan, kesehatan, hinggak hak yang berkaitan dengan integrasi.

“Kami sampaikan kepada warga binaan bahwa seluruh hak mereka bisa didapatkan dengan gratis, bahkan dalam pengurusan berbagai hak integrasi,” ujarnya.

Mukaffi menghimbau agar warga binaan mematuhi segala aturan yang ada dan mengikuti kegiatan pembinaan dengan sebaik-baiknya.

“Patuhi aturan yang ada serta ikuti berbagai pembinaan sebagai bekal yang dapat dimanfaatkan ketika bebas nanti,” pesannya.

Pria asli Madura itu pun berharap warga binaan saling menjaga keamanan dan ketertiban Lapas. Sekecil apapun informasi yang berkaitan dengan potensi gangguan keamanan agar dapat disampaikan kepada petugas.

“Sampaikan kepada kami apabila ada hal-hal yang berpotensi menjadikan Lapas ini tidak aman agar dapat segera ditindaklanjuti dengan tepat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Songennep Jaja Rajja Jadi Seruan Persatuan, Bupati Sumenep Dorong Pembangunan Merata
Haul Raja-Raja Madura, Pemkab Sumenep Ajak Generasi Muda Rawat Warisan Sejarah
Sambut Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Baju Adat Keraton
Satpol PP Surabaya Segel Tiga Toko Miras, Puluhan Botol Diamankan
Polresta Sumenep Tangani Dugaan KDRT, Suami Diduga Aniaya dan Ancam Bunuh Istri
Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Rp200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Songennep Jaja Rajja Jadi Seruan Persatuan, Bupati Sumenep Dorong Pembangunan Merata

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Haul Raja-Raja Madura, Pemkab Sumenep Ajak Generasi Muda Rawat Warisan Sejarah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Sambut Hari Jadi ke-757, Pemkab Sumenep Wajibkan ASN dan Non-ASN Kenakan Baju Adat Keraton

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Satpol PP Surabaya Segel Tiga Toko Miras, Puluhan Botol Diamankan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Polresta Sumenep Tangani Dugaan KDRT, Suami Diduga Aniaya dan Ancam Bunuh Istri

Berita Terbaru