Belasan WBP Rutan Kelas IIB Sumenep Terima KTP Elektronik

Rabu, 3 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belasan WBP Rutan Kelas IIB Sumenep usai menerima KTP elektronik dari petugas.

Belasan WBP Rutan Kelas IIB Sumenep usai menerima KTP elektronik dari petugas.

SUMENEP, detikkota.com – Belasan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menerima Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.

Kasubsi Pelayanan Rutan Kelas IIB Kabupaten Sumenep, Teguh Doni mengatakan KTP elektronik diberikan setelah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat melakukan perekaman data kepada WBP yang belum memiliki administrasi kependudukan tersebut.

“Sebagian dari WBP tidak memiliki e-KTP sehingga perlu dilakukan pendataan bekerjasama dengan Disdukcapil setempat,” jelasnya, Rabu (3/5/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sebagian WBP belum pernah mengurus KTP sehingga tidak terdata di Disdukcapil. Pihaknya bekerjasama dengan Disdukcapil Kabupaten Sumenep untuk melakukan perekaman dan menerbitkan KTP baru untuk mereka.

Total, ada sebanyak 15 e-KTP dan 1 KK dibagikan kepada warga binaan yang nantinya akan digunakan untuk kebutuhan warga binaan dalam mengurus integrasi maupun menggunakan haknya dalam Pemilu mendatang.

Sebelumnya, Kepala Disdukcapil Kabupaten Sumenep, Ach. Syachwan Effendy melalui Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Wahasah menyampaikan bahwa ada 18 warga binaan rutan yang dilakukan perekaman biometrik kependudukan.

“Ada 18 warga binaan rutan yang dilakukan perekaman, 15 di antaranya penduduk Sumenep dan tiga lainnya masing-masing penduduk Banyuwangi, Pamekasan, dan Sampang,” jelasnya.

Selain melaukan perekaman KTP elektronik, pihaknya juga melakukan proses verifikasi Nomor Identitas Kependudukan (NIK) kepada warga binaan lainya untuk disinkronkan.

“Meski sudah punya KTP, tetapi NIK-nya tidak sinkron maka harus dilakukan proses sinkronisasi data,” pungkas Wahasah.

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Turun ke Sawah Dukung Percepatan Tanam Hadapi El Nino
Sekdakab Sumenep Tekankan Tindak Lanjut Temuan BPK dan Efisiensi BBM
Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi
Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia hingga Tembus Olimpiade
Operasi Besar Rokok Ilegal di Madura, Ratusan Pengusaha dan 271 PR UMKM Disebut Akan Diperiksa
Kejagung Setor Rp11,4 Triliun ke Kas Negara, Menkeu: Tambah Kekuatan Fiskal
Kolaborasi Dua Terminal Selamatkan Anak Hilang Asal Sumenep
Disdukcapil Sumenep Tembus 99 Persen Layanan, Andalkan Inovasi Digital dan Jemput Bola hingga Kepulauan

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:36 WIB

Kapolres Sumenep Turun ke Sawah Dukung Percepatan Tanam Hadapi El Nino

Senin, 13 April 2026 - 13:00 WIB

Sekdakab Sumenep Tekankan Tindak Lanjut Temuan BPK dan Efisiensi BBM

Minggu, 12 April 2026 - 20:05 WIB

Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi

Minggu, 12 April 2026 - 12:17 WIB

Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia hingga Tembus Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 - 19:49 WIB

Operasi Besar Rokok Ilegal di Madura, Ratusan Pengusaha dan 271 PR UMKM Disebut Akan Diperiksa

Berita Terbaru