Beredar Video Puskesmas Kosong Petugas, Ini Tanggapan Kadinkes P2KB Sumenep

Jumat, 31 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Beredarnya video yang menggambarkan suasana Puskesmas Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur tanpa ada seorang petugaspun lewat aplikasi perpesanan menghebohkan masyarakat.

Dalam video amatir berdurasi 1 menit lebih, perekam mengarahkan kameranya ke beberapa sudut ruangan di Puskesmas itu. Namun tak ada satupun tenaga kesehatan yang terlihat, baik dokter maupun perawat.

“Ini, ini, ini, gimana ini, kok tidak ada perawat sama sekali? Ini, pasien telantar,” sebut suara dalam video tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluarga pasien yang merekam video itu sempat berupaya memanggil tenaga kesehatan di salah satu ruangan Puskesmas, namun tidak ada satu pun yang menjawab.

Keluarga pasien yang merekam video akhirnya kembali ke ruang rawat inap, menemui keluarga lain yang sedang menunggu.

“Perawatnya tidak ada sama sekali. Tidak ada satupun. Di Puskesmas, kok, tidak ada perawat sama sekali,” sesalnya.

Diketahui, video itu diambil di Puskesmas Pragaan pada Selasa sore, 28 Maret 2023, menjelang waktu buka puasa.

Atas kejadian tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Agus Mulyono mengaku sudah menerima laporan terkait video tersebut.

Menurutnya, saat itu sebenarnya bukan tidak ada petugas kesehatan. Hanya saja, di waktu itu, ada pasien butuh penangan di Unit Gawat Daerurat (UGD).

“Maka teman-teman yang lain diminta untuk membantu. Jadi bergerak semua, dari rawat inap ke UGD, karena ini ada kedaruratan yang butuh pelayanan cepat,” dalihnya, Jumat (31/3/2023).

Agus memastikan bahwa, tenaga kesehatan di lingkungannya selalu siap memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sumenep yang membutuhkan.(red)

Berita Terkait

Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep
Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo
Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat
Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal
Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total
Patroli Skala Besar Ramadhan, Aparat Gabungan Jaga Kondusifitas Wilayah Sumenep

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:54 WIB

Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:41 WIB

Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 23 Februari 2026 - 16:40 WIB

Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo

Senin, 23 Februari 2026 - 16:38 WIB

Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat

Senin, 23 Februari 2026 - 10:57 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB