BMKG Ungkap Ciri Pancaroba, Waspadai Hujan Lebat dan Awan Cumulonimbus

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, detikkota.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu selama masa pancaroba atau peralihan musim.

BMKG menyebut, pada periode ini cuaca dapat berubah dengan cepat dari cerah menjadi hujan lebat dalam waktu singkat. Kondisi tersebut umumnya ditandai dengan pagi hari yang cerah dan panas, kemudian berubah menjadi hujan disertai petir dan angin kencang pada siang hingga sore hari.

Menurut BMKG, fenomena ini terjadi akibat kondisi atmosfer yang tidak stabil sehingga memicu pembentukan awan Cumulonimbus secara cepat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awan cumulonimbus dikenal sebagai pemicu utama hujan berintensitas tinggi yang sering disertai kilat, angin kencang, hingga berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem seperti puting beliung dan hujan es.

BMKG juga menguraikan sejumlah ciri cuaca pancaroba yang perlu diwaspadai masyarakat, antara lain suhu panas pada pagi hari, munculnya awan gelap tebal di siang hari, serta potensi hujan lebat pada sore hingga malam hari yang dapat berlangsung hingga dini hari.

Selain itu, kemunculan petir juga lebih sering terjadi, terutama setelah periode panas yang cukup panjang.

Seiring kondisi tersebut, masyarakat diminta untuk melakukan langkah antisipasi seperti membawa payung atau jas hujan, menjaga kesehatan, serta rutin memantau informasi cuaca terkini.

Dengan memahami pola pancaroba, masyarakat diharapkan dapat mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi.

Penulis : Jack

Editor : Red

Berita Terkait

Jadwal Puasa Sunah Zulhijah 1447 H Resmi Ditetapkan, Idul Adha Jatuh pada 27 Mei 2026
BMKG Prediksi 11 Daerah di Jatim Diguyur Hujan Lebat
KOPRI PMII Sumenep Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
KNPI Sumenep Periode Baru Usung Semangat Kolaborasi dan Nasionalisme
BMKG Pantau Bibit Siklon Tropis 96W di Timur Indonesia, Picu Gelombang Tinggi
PMII Sumenep Demo Pemkab, Desak Revisi Perda Tembakau
Bibit Siklon 92W Bergerak Menguat, Hujan Lebat Ancam Sejumlah Daerah
BMKG Peringatkan Potensi Awan Cumulonimbus di Sejumlah Wilayah 5–11 Mei 2026

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 07:10 WIB

Jadwal Puasa Sunah Zulhijah 1447 H Resmi Ditetapkan, Idul Adha Jatuh pada 27 Mei 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:43 WIB

BMKG Prediksi 11 Daerah di Jatim Diguyur Hujan Lebat

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:16 WIB

KOPRI PMII Sumenep Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:18 WIB

KNPI Sumenep Periode Baru Usung Semangat Kolaborasi dan Nasionalisme

Rabu, 13 Mei 2026 - 05:23 WIB

BMKG Pantau Bibit Siklon Tropis 96W di Timur Indonesia, Picu Gelombang Tinggi

Berita Terbaru

Calon penerima Beasiswa Baznas Cendekia 2026 di Kantor Baznas Kabupaten Sumenep, Jalan KH Agus Salim, Selasa (19/05/2026).

Daerah

Ratusan Mahasiswa Ikuti Seleksi Beasiswa Baznas Sumenep

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:23 WIB