Bupati Ipuk Kembali Masifkan Gemar Makan Ikan

Senin, 27 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Banyuwangi terus mendorong konsumsi ikan oleh masyarakat melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Selain untuk kecukupan gizi warga, gerakan ini dilakukan untuk menggeliatkan sektor perikanan daerah.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus mendorong peningkatan konsumsi ikan di kalangan masyarakat dengan cara-cara kreatif. Ikan diyakini memiliki kandungan gizi yang sangat bagus, di satu sisi kekayaan ikan di Banyuwangi juga melimpah.

“Ikan itu sumber pangan kaya protein dan omega 3. Konsumsi ikan sangat penting terlebih bagi ibu hamil dan balita. Dan Banyuwangi itu sangat berlimpah sekali produksi ikannya, mulai ikan tangkapan hingga ikan hasil budidaya. Sayang sekali, kalau konsumsi kita tidak optimal,” kata Ipuk dalam sosialisasi Gemarikan di Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, Senin (27/06/2022).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk meningkatkan konsumsi ikan tersebut, Ipuk menggerakkan kader PKK dan Dasa Wisma untuk turun langsung mengajak warga mengkonsumsi ikan.

“Kader-kader harus turun, ajak ibu hamil dan balita untuk makan ikan. Protein yang terkandung di ikan sangat bagus, ini bisa cegah stunting. Ini penting,” imbaunya.

Ipuk menyatakan, pihaknya akan terus mendorong peningkatan konsumsi ikan dengan berbagai program yang kreatif. Selain lewat kampanye Gemarikan, Banyuwangi mengajak warganya melakukan budidaya ikan dengan memanfaatkan area di lingkungan sekitar. Seperti yang terlihat di Desa Kaligondo yang terdapat banyak kolam budidaya ikan.

“Ini adalah bagian dari upaya peningkatan ketahanan pangan warga. Di masa pandemi ini, kita harus lebih kreatif sehingga bisa tetap produktif dalam situasi sulit ini. Manfaatkan pekarangan sekitar untuk ternak lele, ikan nila. Jadi paling tidak kita bisa konsumsi ikan seminggu tiga kali,” ajak Ipuk.

Selain itu, Ipuk juga berharap dinas terkait mengenalkan berbagai keterampilan pengolahan ikan melalui berbagai pelatihan. “Ini tadi saya lihat ada dendeng lemuru, abon ikan laut. Dengan diversifikasi produk semacam ini, anak-anak akan semakin gemar makan ikan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Banyuwangi Alief Kartiono menambahkan, sosialisasi ini dilakukan untuk meningkatkan konsumsi ikan di Banyuwangi. Tingkat konsumsi ikan di Banyuwangi saat ini di angka 36,36 persen.

“Harapan kami bisa terus meningkat, kalau bisa di angka 50 persen. Mengingat kita merupakan salah satu daerah penghasil ikan, baik tangkap maupun budidaya,” ujar Alief.

Untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan masyarakat, pihaknya telah melakukan berbagai upaya. Salah satunya memberikan bantuan benih ikan kepada pembudidaya ikan.

“Kami juga berikan bantuan alat. Juga menggelar pelatihan makanan berbasis ikan. Tujuannya, mendorong kreativitas ibu-ibu dalam mengolah ikan untuk menambah selera keluarga, juga diharapkan bisa menjadi bekal membuka usaha baru,” kata Alief.

Dalam kesempatan itu, Ipuk melakukan penebaran ribuan benih ikan nila di salah satu kolam budidaya milik warga setempat (her/no)

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB