Bupati Fauzi Isi Jabatan Strategis, Perkuat Kinerja Birokrasi Sumenep

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melantik pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Sumenep di Graha Adirasa, Rabu (8/4/2026).

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo melantik pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Sumenep di Graha Adirasa, Rabu (8/4/2026).

SUMENEP, detikkota.com – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo resmi mengisi sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep guna memperkuat kinerja birokrasi dan mempercepat pengambilan kebijakan.

Pelantikan pejabat eselon II tersebut berlangsung di Graha Adirasa Lantai II Kantor Pemkab Sumenep, Rabu (8/4/2026), dan dihadiri Sekretaris Daerah, para asisten, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bupati Fauzi menegaskan, kekosongan jabatan tidak boleh dibiarkan terlalu lama karena berpotensi menghambat jalannya pemerintahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jabatan yang kosong harus segera diisi agar kinerja pemerintahan tetap optimal dan terukur,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pengisian jabatan strategis, terutama staf ahli bupati, memiliki peran penting dalam merumuskan kebijakan daerah. Para staf ahli akan menjadi mitra diskusi dalam memberikan kajian, masukan, hingga kritik sebelum kebijakan ditetapkan.

Menurutnya, seluruh proses pengisian jabatan telah melalui tahapan seleksi dan kajian yang matang guna memastikan pejabat yang terpilih memiliki kompetensi sesuai kebutuhan daerah.

Dalam pelantikan tersebut, Bintoro ditunjuk sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA). Sementara Joko Santrio menjabat Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan.

Selain itu, Hizbul Wathan dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Politik, serta Dedy Falahuddin sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

Bupati Fauzi juga menyoroti dominasi kalangan muda dalam posisi staf ahli. Ia menegaskan, hal tersebut merupakan hasil objektif dari proses seleksi berbasis kapasitas, bukan faktor usia.

Di sisi lain, Pemkab Sumenep masih memproses pengisian jabatan lain, termasuk di lingkungan Inspektorat yang saat ini menunggu persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri.

Ia menambahkan, penguatan peran riset menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk melalui sinergi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional agar kebijakan yang dihasilkan lebih berbasis data dan kajian ilmiah.

Dengan langkah tersebut, Pemkab Sumenep optimistis mampu mewujudkan birokrasi yang adaptif, responsif, dan siap menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

Penulis : M

Editor : Id

Berita Terkait

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah
Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa
Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa
Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026
Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital
Wabup Sumenep Tekankan Muskab KORPRI Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme ASN
Disnaker Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian untuk Generasi Muda

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:45 WIB

Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:33 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:04 WIB

Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:18 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB

Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026

Berita Terbaru