Bupati Ipuk Memiliki Lima Strategi Untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Dalam RPJMD

Senin, 21 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Kabupaten Banyuwangi telah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026. RPJMD tersebut nantinya menjadi elemen vital dalam pembangunan Kabupaten Banyuwangi lima tahun ke depan.

Musrenbang yang digelar pada 21 Juni 2021 ini diikuti berbagai unsur masyarakat. Jajaran forpimda, kepala OPD, Kepala Desa/Lurah, perwakilan ormas, LSM, PKK, akademisi dan instansi vertikal dihadirkan untuk mendapatkan masukan arah pembangunan Banyuwangi lima tahun ke depan.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan bahwa pembangunan di tengah situasi pandemi ini banyak tantangannya. Pandemi Covid-19 berdampak pada anjloknya ekonomi di berbagai belahan dunia, kemiskinan dan pengangguran meningkat. Daya beli menurun, dan hampir seluruh sektor mengalami penurunan signifikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tak hanya itu, pendapatan negara yang
menurun berdampak pada menurunnya dana transfer ke daerah. Di tengah pendapatan daerah yang menurun, pemkab masih harus melakukan refocusing anggaran, sementara kebutuhan masyarakat semakin meningkat,” jelas Ipuk.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, Ipuk menyebut lima strategi yang akan ditempuh pemerintah. Pertama, melakukan recovery lebih cepat dan upaya antisipasi membangun sistem yang lebih baik lagi. Kedua, pemulihan ekonomi yang tepat, dengan program yang dapat dieksekusi dengan cepat dan tepat.

“Program pemulihan ekonomi yang sudah kita lakukan seperti bantuan alat usaha gratis untuk warga, program Warung Naik Kelas, pelatihan transformasi digital, transformasi teknologi dalam penerapan produksi bagi UMKM; hingga kerjasama dengan PT. POS Indonesia dalam program Ongkir Gratis bagi UMKM,” kata Ipuk.

Ketiga, lanjut dia, adalah menekan rantai pemutusan virus Covid-19. Keempat adalah penguatan program padat karya untuk menampung tenaga kerja yang sangat banyak. Kelima adalah pelaksanaan konsep berbagi beban, sharing the pain antara pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha bersedia memikul beban, bergotong-royong menanggung risiko secara proporsional dan dilaksanakan dengan kehati-hatian.

Dalam kesempatan itu, Ipuk juga menjelaskan basis ekonomi Banyuwangi lima tahun ke depan. Yakni penguatan UMKM, sebagai sarana nilai tambah dari hasil pertanian dan diharapkan mampu mengungkit pariwisata. Kedua, pertanian meliputi pertanian tanaman pangan, perikanan, dan kelautan, kehutanan, perkebunan, dan hortikultura.

“Ketiga, adalah pemulihan pariwisata, melalui penguatan promosi dan pengembangan destinasi wisata alam dan budaya dengan segala kelhasannya di Banyuwangi,” kata Ipuk.

Sementara itu, Plt. Kepala Bappeda Pemprov Jatim Bobby Sumarsono yang turut hadir secara virtual mengatakan, RPJMD yang akan disusun dalam Musrenbang tersebut harus sinkron dengan apa yang menjadi rencana pembangunan nasional dan provinsi.

“RPJMD hendaknya juga mengedepankan prinsip yang mendorong keserasian dan efisiensi sumber pendanaan daerah,” kata Bobby. (red)

Berita Terkait

Bobroknya Bea Cukai Madura Dibawah Kepemimpinan Novianto, LSM BIDIK Desak Razia Gabungan Insidental
Dapur MBG Citalang 2 Milik Rossa Diduga Sajikan Buah Naga Busuk untuk SDN Nagri Tengah
Pengelolaan Sampah Surabaya Terbaik se-Indonesia Tahun 2025
Kota Probolinggo Raih Sertifikat Menuju Kota Bersih dari KLH
Polres Sumenep Buka Ruang Koordinasi dengan Media Lewat Momentum Ramadan
Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep
Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo
Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:13 WIB

Bobroknya Bea Cukai Madura Dibawah Kepemimpinan Novianto, LSM BIDIK Desak Razia Gabungan Insidental

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:07 WIB

Dapur MBG Citalang 2 Milik Rossa Diduga Sajikan Buah Naga Busuk untuk SDN Nagri Tengah

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:11 WIB

Pengelolaan Sampah Surabaya Terbaik se-Indonesia Tahun 2025

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:04 WIB

Kota Probolinggo Raih Sertifikat Menuju Kota Bersih dari KLH

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:37 WIB

Polres Sumenep Buka Ruang Koordinasi dengan Media Lewat Momentum Ramadan

Berita Terbaru

Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Agus Dwi Saputra sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep di Ruang Raden Arya Wiraraja, Kamis (26/2/2026).

Pemerintahan

Agus Dwi Saputra Resmi Jabat Sekda Kabupaten Sumenep

Kamis, 26 Feb 2026 - 16:30 WIB

Kepala BPS Bangkalan, Fajar Fatahillah, saat bertemu jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan membahas persiapan Sensus Ekonomi 2026, Rabu (25/2/2026).

Pemerintahan

BPS Bangkalan Gelar Sensus Ekonomi 2026 Selama 60 Hari

Kamis, 26 Feb 2026 - 15:22 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyapa mahasiswa dan diaspora Indonesia saat tiba di Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab, Rabu (25/2/2026).

Internasional

Mahasiswa Indonesia di PEA Antusias Sambut Kunjungan Presiden Prabowo

Kamis, 26 Feb 2026 - 12:02 WIB