Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor: Ada 15 Kecamatan di Kab Sidoarjo Terafiliasi Paham Radikalisme

Jumat, 11 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO, detikkota.com – Paham radikalisme diduga mulai menyebar di Kabupaten Sidoarjo. Mengingat dalam sebuah video yang beredar, ada pernyataan dari Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor), dari 18 kecamatan yang ada di Kab. Sidoarjo, 15 kecamatan dugaan terindikasi terafiliasi paham radikalisme.

Dari 15 kecamatan tersebut, ada salah satu masjid desa di wilayah Sedati konon di bawahnya ada sebuah bunker diduga sebagai tempat menyimpan senjata.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) saat berpidato pada kegiatan pelantikan pengurus Majlis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Wonoayu, Minggu (6/2/2022) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mendapatkan data akurat bahwa ada 15 kecamatan di wilayah Kab. Sidoarjo terafiliasi paham radikalisme,” kata Gus Muhdlor dalam pidatonya.

Gus Muhdlor melanjutkan, dari 15 kecamatan tersebut, diketahui ada beberrapa desa yangj berstatus kuning maupun merah. Misalnya di wilayah Sedati, Balongbendo, Buduran, Gedangan, Sidoarjo, Candi dan Tarik.

“Nama-nama kecamatan ini telah diketahui sudah dimasuki paham radikalisme melalui berbagai cara untuk masuk ke masjid dan perumahan-perumahan,” tandasnya.

Gus Muhdlor juga menyebut kebanyakan kelompok radikalisme ini diketahui bukan warga asli Sidoarjo dan masih mempunyai anggota yang minim. “Ini harus diwaspadai, dan semua masyarakat jangan sampai gampang menganut atau menjadi jemaahnya,” tegas Gus Muhdlor.

Dalam waktu dekat Bupati Sidoarjo mengajak semua pihak baik TNI/Polri dan ormas untuk menindaklanjuti atas temuan atau indikasi paham radikal di wilayah Sidoarjo yang dinilai sangat membahayakan Sidoarjo.

Sementara itu, Ketua PCNU H. Zainal Abidin menegaskan, melihat Kabupaten Sidoarjo menjadi sasaran kelompok radikalisme, PCNU Sidoarjo siap bergerak untuk menguatkan ideologi dan menjaga aset yang dimiliki. “PCNU siap akan menciptakan gerakam yang islami penuh toleransi dan ramah di seluruh kecamatan yang ada di Sidoarjo,” tegasnya. (Redho)

Berita Terkait

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD
Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi
Dari Kampus ke Garda Demokrasi, Mahasiswa Uniba Madura Tuntaskan Magang di Bawaslu Sumenep
Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI
HUT ke-81 RI Jadi Momentum Kapolresta Sumenep Perkuat Pengabdian dan Sinergi
Bupati Fauzi Dorong Kabupaten Kepulauan, Sebut Aspirasi Warga Sudah Berlangsung Lama
Muktamar NU ke-35 Jadi Momentum PB IKA PMII Bedah Energi, Pangan hingga Gerakan Islam

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Semarak HUT ke-81 RI, Pemkot Probolinggo Gelar Lomba Antar-OPD

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:04 WIB

Curanmor di Lenteng Terungkap, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:12 WIB

Menko Pangan Tampung Keluhan Petani Banyuwangi, Janji Kawal Perbaikan Irigasi

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Polresta Sumenep Edukasi 140 Pelajar MAN Sumenep soal Pemanfaatan AI

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:52 WIB

HUT ke-81 RI Jadi Momentum Kapolresta Sumenep Perkuat Pengabdian dan Sinergi

Berita Terbaru

Pemerintahan

Semarak HUT RI ke-81, Dispangtan Purwakarta Gelar Berbagai Kegiatan

Jumat, 21 Agu 2026 - 11:01 WIB