Bupati Sumenep Menekan Pabrikan Berpihak Pada Petani di Musim Panen Tembakau Tahun Ini

Rabu, 7 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Bupati Sumenep Achmad Fauzi “menekan” gudang atau pabrikan untuk berpihak kepada petani tembakau pada masa panen tembakau tahun ini.

Yang menjadi perhatian khusus orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini, salah satunya adalah harga yang ditentukan pabrikan harus pro petani. Dimana tahun ini, BEP (break event point) sebesar Rp 53 ribu untuk gunung, Rp 46,178 untuk tegalan dan Rp 36.660 sawah. Penetapan ini harus menjadi acuan dari pihak pabrikan.

“Pabrikan dalam membeli tembakau harus berpihak kepada petani. Yakni, memerhatikan BEP yang yang sudah disepakati bersama dalam rakor ini,” kata Bupati Achmad Fauzi, Rabu (07/09/2022), dalam Rakor (rapat kordinasi) Penetapan BEP Tembakau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam Rakor penetapan BEP, dihadiri Perwakilan DPRD, OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Terkait, dalam hal Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas UKM dan Perdagangan, Serta Perizinan, Paguyuban Petani Tembakau, Perwakilan Gudang dari Wismilak dan Gudang garam serta APTI (Asosiasi Petani Tembakau Indonesia).

Penentuan BEP ini, kata Bupati Fauzi, sudah melalui penghitungan secara matang dan detil. Maka, harus dipatuhi dan dijadikan pijakan oleh pihak pabrikan. “Ini bukan rakor formalitas, jadi harus ditindaklanjuti aksi nyata untuk patuh. Kemungkinan tahun depan segitu BEP nya. Jadi, harus komitmen,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, pembelian pabrikan tentu disesuaikan dengan great yang ada. Sebab, biasanya tembakau gunung akan dibeli lebih mahal. “Dalam penentuan harga dari pihak pabrikan jangan merugikan masyarakat. Jangan sampai setelah panen massal malah harga murah,” tuturnya.

Sebab, kata dia, apabila tembakau ini dibeli dengan harga yang menguntungkan, maka pabrikan ikut membantu mensejahterakan masyarakat. “Soal kesejahteraan masyarakat menjadi tugas bersama, termasuk stakeholder, termasuk pabrikan tembakau,” ucapnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga mengungkapkan, dari hasil rakor terungkap gudang Wismilak akan mengambil dengan kisaran harga Rp 46 ribu sampai Rp 57 ribu dengan jumlah 240 ton. Dan, pabrik ini hanya akan mengambil untuk tembakau tegal dan gunung.

Sementara untuk Gudang Garam akan mengambil dengan harga Rp 33 ribu sampai Rp 49 ribu dengan rencana serapan sebesar 800 ton. “Nah, ini bisa dijadikan patokan bagi masyarakat. Sementara tahun ini diperkirakan rendah separo dari tahun sebelumnya, sekitar 3500 ton saja,” ungkapnya.

Selain itu, Suami Nia Kurnia Fauzi, dalam rakor juga ada keinginan untuk melakukan revisi Perda 2012 karena tidak berpihak kepada petani. Namun, hal itu tidak bisa dilakukan lantaran belum memiliki cantolan UU.

“Intinya banyak hal yang disampaikan di rakor ini. Termasuk juga, permintaan APTI agar pabrik menggunakan hati nurani,” ungkapnya. (Md/red)t

Berita Terkait

Polres Sumenep Selidiki Temuan 27,83 Kg Diduga Kokain di Pesisir Giligenting
Pemkot Surabaya Tertibkan Data DTSEN 2025, Warga Belum Verifikasi Dibatasi Akses Layanan
Kapolres Sumenep Turun ke Sawah Dukung Percepatan Tanam Hadapi El Nino
Sekdakab Sumenep Tekankan Tindak Lanjut Temuan BPK dan Efisiensi BBM
Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi
Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia hingga Tembus Olimpiade
Operasi Besar Rokok Ilegal di Madura, Ratusan Pengusaha dan 271 PR UMKM Disebut Akan Diperiksa
Kejagung Setor Rp11,4 Triliun ke Kas Negara, Menkeu: Tambah Kekuatan Fiskal

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 07:47 WIB

Polres Sumenep Selidiki Temuan 27,83 Kg Diduga Kokain di Pesisir Giligenting

Selasa, 14 April 2026 - 07:43 WIB

Pemkot Surabaya Tertibkan Data DTSEN 2025, Warga Belum Verifikasi Dibatasi Akses Layanan

Senin, 13 April 2026 - 13:00 WIB

Sekdakab Sumenep Tekankan Tindak Lanjut Temuan BPK dan Efisiensi BBM

Minggu, 12 April 2026 - 20:05 WIB

Sekdakab Sumenep Dorong Festival Ojung Jadi Ikon Wisata Budaya Bernilai Ekonomi

Minggu, 12 April 2026 - 12:17 WIB

Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia hingga Tembus Olimpiade

Berita Terbaru