SUMENEP, detikkota.com – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, meminta masyarakat penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar memanfaatkan dan merawat rumah yang telah direhabilitasi sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup serta kesejahteraan keluarga.
Pesan tersebut disampaikan Bupati saat menyerahkan bantuan RTLH secara simbolis kepada penerima manfaat di Kecamatan Lenteng dan Ganding, Selasa (28/7/2026).
Menurutnya, program perbaikan RTLH merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep dalam menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Rumah yang layak tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya keluarga yang sehat, produktif, dan sejahtera. Karena itu, bantuan ini harus dimanfaatkan dan dirawat dengan baik,” ujar Fauzi.
Ia menjelaskan, program RTLH menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam mengurangi jumlah rumah tidak layak huni sekaligus mendukung percepatan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sumenep.
Selain itu, Bupati berharap bantuan tersebut mampu memotivasi penerima manfaat untuk terus bekerja dan berusaha meningkatkan taraf ekonomi keluarga agar semakin mandiri.
“Pemerintah daerah bersama Baznas terus menghadirkan berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Namun, keberhasilan program juga membutuhkan partisipasi masyarakat untuk menjaga hasil pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” katanya.
Fauzi menambahkan, Pemkab Sumenep akan terus berupaya memperluas cakupan program rehabilitasi rumah sesuai kemampuan anggaran daerah agar semakin banyak warga yang memperoleh manfaat.
“Kami berkomitmen menghadirkan pembangunan yang berkeadilan, meningkatkan kualitas permukiman, serta mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih layak dan sejahtera,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Sumenep, Rahman, mengungkapkan bahwa pada penyerahan simbolis kali ini terdapat empat unit rumah yang menerima bantuan, dengan nilai bantuan sebesar Rp20 juta untuk setiap unit.
Ia juga menyampaikan bahwa selama periode Januari hingga Juni 2026, Baznas Kabupaten Sumenep telah menyalurkan bantuan rehabilitasi kepada 66 rumah milik warga kurang mampu dengan total anggaran mencapai Rp1,089 miliar.
Adapun rincian penyalurannya meliputi Januari sebanyak 13 unit, Februari 15 unit, Maret lima unit, April 14 unit, Mei 10 unit, dan Juni sembilan unit. Program tersebut menjadi bagian dari upaya Baznas dalam menghadirkan hunian yang lebih aman, sehat, dan layak bagi masyarakat kurang mampu.
Penulis : M
Editor : Red







