MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi

Minggu, 20 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam. Event budaya tersebut menjadi ruang promosi budaya sekaligus mendorong sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat Sumenep.

Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 digelar di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam. Event budaya tersebut menjadi ruang promosi budaya sekaligus mendorong sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat Sumenep.

SUNENEP, detikkota.com – Madura Ethnic Carnival (MEC) 2026 tidak hanya menjadi ajang pertunjukan budaya, tetapi juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep sebagai sarana promosi pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, saat menghadiri rangkaian MEC 2026 di kawasan Keraton Sumenep, Sabtu (19/9/2026) malam.

Imam mengatakan, event kebudayaan memiliki dampak terhadap berbagai sektor ekonomi masyarakat. Kehadiran wisatawan dan pengunjung selama kegiatan berlangsung dinilai dapat meningkatkan aktivitas pelaku UMKM, kuliner, jasa, serta sektor usaha lainnya yang berkaitan dengan pariwisata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“MEC ini juga menjadi pendorong untuk peningkatan ekonomi,” kata Imam.

Menurutnya, Pemkab Sumenep terus mendorong berbagai kegiatan daerah agar tidak hanya berlangsung sebagai agenda seremonial, tetapi juga mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi.

Event budaya, lanjut Imam, dapat menjadi ruang untuk mempertemukan potensi lokal dengan masyarakat dari luar daerah. Karena itu, penyelenggaraan kegiatan diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Sebagai sumber pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Pemkab Sumenep, kata Imam, akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan yang dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Kami akan terus mendorong secara konsisten untuk memberikan hal yang positif bagi masyarakat secara luas,” tegasnya.

MEC 2026 tahun ini mengangkat tema Keraton Sumenep. Unsur sejarah dan budaya Keraton Sumenep ditampilkan melalui kostum peserta, ornamen, serta berbagai pertunjukan seni dalam rangkaian acara.

Gelaran tersebut juga melibatkan peserta dari luar Sumenep, termasuk tokoh-tokoh kerajaan dan kesultanan dari sejumlah daerah di Indonesia. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya mempertemukan beragam budaya Nusantara dalam satu panggung di Sumenep.

Selain memperkenalkan kekayaan budaya, MEC 2026 dinilai menjadi momentum bagi Sumenep untuk memperluas promosi potensi wisata daerah kepada pengunjung dari luar Madura.

Imam berharap semakin banyaknya event kebudayaan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sumenep. Wisatawan tidak hanya diharapkan menyaksikan pertunjukan, tetapi juga mengenal sejarah, budaya, kuliner, serta destinasi wisata yang ada di daerah tersebut.

“Berbagai event kebudayaan ini semoga dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur,” tuturnya.

Pemkab Sumenep menyatakan akan terus mendorong kegiatan kebudayaan dan pariwisata sebagai ruang promosi potensi daerah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Dengan demikian, penyelenggaraan event budaya diharapkan dapat berjalan seiring dengan pengembangan sektor pariwisata dan penguatan ekonomi lokal.

Penulis : M

Editor : Id

Berita Terkait

R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74
Video Cekcok Viral, Pasien Meninggal: Roni Tagih Klarifikasi Manajemen BHC Sumenep
Temui Jaksa Agung, Kapolri Suyudi Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
CLC Singapura Tertarik Pelajari Pengelolaan Air, Sampah, dan RTH Surabaya
APBD Sumenep 2027 Diproyeksikan Defisit Rp96 Miliar, DPRD Bahas Nota Keuangan
Karhutla Tanjung Puting Capai 513 Hektare, Prabowo Siapkan 200 Pompa dan Rp2 Miliar
Empat Posisi Strategis Polri Berganti, Siapa Saja Pejabat Barunya?
Pasar Banyuwangi Bertransformasi Jadi Ruang Nongkrong Anak Muda, Nuansa Heritage Jadi Daya Tarik

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:45 WIB

R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Video Cekcok Viral, Pasien Meninggal: Roni Tagih Klarifikasi Manajemen BHC Sumenep

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Temui Jaksa Agung, Kapolri Suyudi Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:38 WIB

CLC Singapura Tertarik Pelajari Pengelolaan Air, Sampah, dan RTH Surabaya

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:46 WIB

APBD Sumenep 2027 Diproyeksikan Defisit Rp96 Miliar, DPRD Bahas Nota Keuangan

Berita Terbaru