Desa Saur Saebus Sapeken Capai Kesepakatan untuk Program Pengukuran Tanah

Minggu, 15 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musyawarah ini dihadiri oleh pemerintah kecamatan Sapeken, perangkat desa, dan perwakilan dari unsur masyarakat. Musyawarah yang diadakan pada hari Kamis tanggal 12 Juni 2025.

Musyawarah ini dihadiri oleh pemerintah kecamatan Sapeken, perangkat desa, dan perwakilan dari unsur masyarakat. Musyawarah yang diadakan pada hari Kamis tanggal 12 Juni 2025.

SUMENEP, detikkota.com – Desa Saur Saebus, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, baru-baru ini mengadakan musyawarah untuk membahas program pengukuran tanah warga. Musyawarah ini dihadiri oleh pemerintah kecamatan Sapeken, perangkat desa, dan perwakilan dari unsur masyarakat.

Musyawarah yang diadakan pada hari Kamis tanggal 12 Juni 2025, menghasilkan tiga kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh para peserta yang hadir, yaitu:

1. Pengembalian Uang: Panitia Sismeop siap untuk mengembalikan uang sepenuhnya yang telah dibayarkan oleh masyarakat desa Saur Saebus bagi peserta yang ingin mengambil kembali uangnya dengan obyek pajak dikembalikan ke asalnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. Pembayaran Kelebihan Uang: Panitia Sismeop siap untuk membayar kelebihan uang yang telah dibayarkan oleh masyarakat desa Saur Saebus setelah pemotongan pembayaran pajak terhutang dan pembayaran administrasi lainnya.

3. Kelanjutan Program: Panitia Sismeop siap untuk melanjutkan program menuju PTSL dan tidak akan mengembalikan uang yang telah dibayarkan oleh masyarakat.

Tiga poin hasil musyawarah tersebut ditandatangani oleh berbagai unsur, termasuk mantan kades (H. Moh Sholeh), PJ kades Saur Saebus (Marjuni S.sos), perwakilan warga (Suayub), Camat Sapeken (Aminullah), Polsek Sapeken, Panitia Intelkom (Heru Purwanto), Danramil Sapeken (Fajar Yanto), dan semua peserta lainnya.

Moh. Sholeh, mantan kepala desa Saur Saebus, menegaskan bahwa kesepakatan tiga poin tersebut bukan dari keputusan pribadi melainkan kesepakatan bersama.

“Jadi perlu dipahami lagi bahwa tiga poin tersebut murni dari kesepakatan bersama bukan keputusan pribadi,” terangnya.

Ia juga menambahkan bahwa musyawarah tersebut terbuka dan semua peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan masukan, kritikan, dan saran.

“Semua yang hadir tahu bahwa saat rapat semua yang hadir diberikan waktu untuk menyampaikan masukan, kritikan dan saran serta unek-unek yang dipendam dan semua sudah setuju pada poin tersebut,” tegasnya.

Moh. Sholeh berharap agar semua unsur saling menjaga komitmen bersama yang tertuang dalam berita acara.

“Kalau setelah musyawarah masih ada yang bersuara menuduh mengancam, bahkan merasa tidak puas, kenapa tidak disampaikan saat rapat, kan harus profesional karena yang hadir saat rapat orang-orang pintar semua,” terangnya.

Meski begitu, Moh. Sholeh berharap agar masyarakat tetap saling support dan saling dukung untuk memajukan desa Saur Saebus.

Berita Terkait

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi
Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026
Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni
Rembug Lansia Banyuwangi Jadi Wadah Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan
PSHT Cabang Sumenep Perkuat Silaturahmi dengan Yon TP 931/Ksatria Jokotole
Doa untuk Sang Proklamator Digelar Serentak di Sumenep, Bupati Ajak Generasi Muda Teladani Pemikiran Bung Karno
Pemeliharaan Jalan Pameungpeuk–Gandasoli Dapat Apresiasi Warga, Akses Transportasi Kian Lancar

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 23:53 WIB

Karya Bakti TNI AD Skala Besar Siap Digelar di Madura, Libatkan Ribuan Prajurit dan Perwira Tinggi

Senin, 8 Juni 2026 - 11:41 WIB

Kapolres Sumenep Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Laut pada Hari Laut Sedunia 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:47 WIB

Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:01 WIB

MIO Indonesia Ucapkan Selamat, FORKABI Kembali Dipimpin H. Abdul Ghoni

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:37 WIB

Rembug Lansia Banyuwangi Jadi Wadah Serap Aspirasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Berita Terbaru