Diduga Admin Arisan Online Bawa Kabur Uang Anggota, Admin Grup Akan Lapor Polisi

Selasa, 3 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Seorang wanita admin arisan online asal Sumenep, Madura Jawa Timur, menjadi pencarian nasabahnya. Lantaran admin arisan online tersebut diduga membawa kabur uang ratusan juta Selasa, (03/08/2021).

Windy Astri salah seorang korban dari arisan online mengatakan, bahwa Ani widya (24) Tahun, Alamat Dusun Penatu, Desa Kertasada, Kecamatan Kalianget, wanita admin yang sedang di cari tersebut juga menjadi admin arisan online di tempat lain.

“Model arisan online yang digunakan, lewat sistem menurun. Ada beberapa anggota arisan dan masing-masing menyetorkan uang bervariatif. Mulai yang kecil sampai yang besar, kalau ditotal keseluruhan kurang lebih Rp 250 juta,” Ujar Windy (03/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu admin arisan juga dan dia ikut di admin lain termasuk saya, dan banyak dari arisan get yang nominalnya kecil sampai get yang besar. Dan dia ambil urutan atas, setelah dia dapat uang arisan tersebut pihaknya tidak membayar dan menghilang,” Jelasnya.

Ia mengatakan, bahwa uang yang ingin cair sesuai dengan permintaan anggota bukan dilakukan secara acak.

“Untuk uang yang dicairkan sesuai nomor urut yang diminta anggota dan tidak dilakukan secara acak”, Tegasnya.

Windy melanjutkan, upaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut sudah dilakukan secara baik. Mulai dari mendatangi rumah widya hingga bertemu suami pihak terkait.

“Kita sudah datang ke rumahnya untuk berbicara, Sudah ada upaya mediasi pertama dari aku selaku admin. dan juga admin lain datang kerumahnya, biar ada pertanggung jawaban dari widya maupun suaminya”, Ucapnya.

Sebelumnya, ia sudah membicarakan hal itu dengan suaminya terkait permasalahan tersebut, dan suaminya berjanji mau nyicil tetapi tidak ada respon hingga beberapa bulan ini.

“Kami juga sudah mintai keterangan suaminya, namun ia janji mau nyicil. Tapi sampai sekarang kurang lebih 4 bulan tidak ada uang masuk dan di telfon tidak di respon”, Pungkasnya.

Ia menambahkan bahwa akan melaporkan permasalahan tersebut ke pihak berwajib, ia berharap bisa memberikan efek jera dan tidak menjadi contoh dari admin yang lain.

“Iyaa mau laporan mas, supaya menjadi efek jera ke pihak terkait”, saat dihubungi via WhatsApp. (Fer)

Berita Terkait

Patroli Skala Besar Ramadhan, Aparat Gabungan Jaga Kondusifitas Wilayah Sumenep
Polsek Lenteng Tangkap Pelaku Pencurian Uang di Toko, Kerugian Capai Rp12,3 Juta
Kapolres Sumenep Sidak Penjual Kembang Api di Hari Pertama Ramadan 2026
BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi
Bupati Ipuk Deklarasikan Banyuwangi ASRI, Selaraskan Program Indonesia ASRI Presiden Prabowo
BM Satlantas Polres Purwakarta Gelar Jumat Berbagi, Bagikan Nasi Kotak ke Warga
Polres Sumenep Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi, Lima Orang Jadi Tersangka
Penyesuaian Data PBI BPJS di Lumajang Berdampak pada 52.773 Peserta

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 04:43 WIB

Patroli Skala Besar Ramadhan, Aparat Gabungan Jaga Kondusifitas Wilayah Sumenep

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:46 WIB

Polsek Lenteng Tangkap Pelaku Pencurian Uang di Toko, Kerugian Capai Rp12,3 Juta

Kamis, 19 Februari 2026 - 10:01 WIB

Kapolres Sumenep Sidak Penjual Kembang Api di Hari Pertama Ramadan 2026

Kamis, 19 Februari 2026 - 09:19 WIB

BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:17 WIB

Bupati Ipuk Deklarasikan Banyuwangi ASRI, Selaraskan Program Indonesia ASRI Presiden Prabowo

Berita Terbaru