Diduga Salah Satu Calon Kades Gambiran Jadikan Kantor Desa Tempat Parkir Pribadi

Sabtu, 30 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Secara logika masyarakat yang memiliki kendaraan sudah pastinya memikirkan bagaimana dan di mana akan meletakkan atau memarkir kendaraan pribadinya, namun berbeda yang terjadi di Desa gambiran kecamatan gambiran banyuwangi.

Nampak terlihat jelas Sebuah mobil Terios warna hitam dengan Nopol P 1613 GZ sering berada di area kantor desa gambiran, di duga mobil terios tersebut adalah milik salah satu calon kepala desa gambiran.

Saat di konfirmasi wartawan sekertaris desa gambiran Binar Cahaya Putra membenarkan kalau mobil terios warna hitam itu sering kali berada di area kantor desa gambiran dan memang tidak memiliki parkir pribadi di karenakan yang bersangkutan sering kali menjenguk orang tuanya yang berada di belakang kantor desa gambiran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” iya mas itu mobil milik salah satu calon kepala desa gambiran, itupun cuman setiap hari Sabtu saja pas yang bersangkutan pulang ke rumah orang tuanya yg di belakang gak ada tempat untuk mobil, kalau bisa gak usah di beritakan gak enak dengan tetangga desa mas” ucap binar.

Berbeda dengan jawaban beberapa masyarakat desa gambiran saat ditemui wartawan, yang sering mengetahui kalau mobil terios tersebut berada di dalam kantor desa Gambiran mereka sangat keberatan sekali kalau kantor masyarakat gambiran dijadikan tempat parkir pribadi.

“sebenarnya kami sangat keberatan sekali mas, kalau kantor desa di jadikan tempat parkir pribadi, disamping merusak pemandangan kantor desa, kok malah rumah rakyat dipakai untuk kepentingan pribadi, ya apalagi kan sekarang di desa gambiran sedang di adakan pesta demokrasi semestinya orang yang memiliki mobil terios tersebut membuat atau memarkir kendaraanya di tempat lain, apalagi yang kami ketahui adalah mobil milik salah satu calon, pasti masyarakat akan menilai sendiri mas, belum jadi kepala desa sudah berani menggunakan atau memanfaatkan rumah rakyat ” ucap masyarakat gambiran yang enggan di sebutkan namanya.

Ahmadi selaku pemilik kendaraan terios saat di konfirmasi melalui sambungan telpnya hari ini sabtu (30/10/2021) membenarkan kalau mobil yang berada di kantor desa kembiritan adalah miliknya.

“Iya betul mas, itu mobil saya, dan tidak setiap hari saya memarkirkan kendaraan saya di kantor desa, kalau menurut saya tidak ada larangan mas siapa saja boleh parkir di kantor desa, bukankah kantor desa adalah milik masyarakat, dan kalau parkirpun paling hanya 1 sampai 2 hari saja, untuk mengenai kontribusi saya jelaskan tidak ada kontribusi, kalau mau di tulis silahkan mas, saya juga punya hak jawab, masnya orang mana dan dari media mana “ucapnya dengan nada tegas. (ar)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB