Disdik Sumenep Kirim 40 Guru Ikuti Seleksi Calon Kepala Sekolah BBGTK 2025

Kamis, 17 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 40 guru dari berbagai satuan pendidikan di Sumenep dikirim untuk mengikuti seleksi substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) tahun 2025 yang digelar di SMP Negeri 2 Pamekasan, Kamis (17/7/2025).

Sebanyak 40 guru dari berbagai satuan pendidikan di Sumenep dikirim untuk mengikuti seleksi substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) tahun 2025 yang digelar di SMP Negeri 2 Pamekasan, Kamis (17/7/2025).

SUMENEP, detikkota.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep mengambil langkah konkret dalam menyiapkan calon kepala sekolah yang profesional dan berintegritas. Sebanyak 40 guru dari berbagai satuan pendidikan di Sumenep dikirim untuk mengikuti seleksi substansi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) tahun 2025 yang digelar di SMP Negeri 2 Pamekasan, Kamis (17/7/2025).

Seleksi ini merupakan bagian dari implementasi Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 yang mengatur mekanisme penugasan guru sebagai kepala sekolah secara nasional. Kegiatan diselenggarakan oleh Balai Besar Guru Penggerak (BBGTK) Provinsi Jawa Timur di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Disdik Sumenep, Akhmad Fairuzi, S.Pd., M.AP., menjelaskan bahwa 40 peserta tersebut sebelumnya telah dinyatakan lolos seleksi administrasi. Mereka kini menjalani seleksi substansi yang meliputi penilaian kompetensi manajerial, kepemimpinan pembelajaran, integritas, serta potensi kepemimpinan transformasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seleksi dilaksanakan dalam dua sesi, masing-masing diikuti 20 peserta. Sesi pertama dimulai pukul 08.00 WIB, sementara sesi kedua pukul 13.00 WIB,” ujarnya.

Dari total peserta, hanya 20 orang yang akan dinyatakan lolos dan berhak mengikuti pendidikan serta pelatihan calon kepala sekolah sebagai tahapan akhir sebelum penugasan resmi.

Fairuzi menegaskan bahwa seluruh proses seleksi ini dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga peserta tidak dikenai biaya.

“Ini merupakan upaya serius pemerintah dalam mencetak pemimpin pendidikan yang berkualitas. Kami berharap peserta dari Sumenep dapat lolos dan membawa perubahan positif di lembaga pendidikan masing-masing,” pungkasnya.

Berita Terkait

Polres Lumajang Gelar Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Semeru 2026 Jelang Idulfitri
Prabowo Optimistis Indonesia Makin Kuat, Tekankan Perang terhadap Korupsi
Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Swasembada dan Kesiapan Idulfitri
Mentan Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga 324 Hari ke Depan
Pemerintah Groundbreaking Rusun Subsidi di Meikarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
Presiden Prabowo Pimpin Lima Rapat Strategis di Hambalang, Bahas Pendidikan hingga Kesiapan Mudik
Polres Sumenep Raih Penghargaan Polres Teraktif pada Rakernis Bidpropam Polda Jatim 2026
PUTR Sumenep Sosialisasikan BKK Desa 2026, Kejari Ingatkan Transparansi Pengelolaan Dana

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:18 WIB

Polres Lumajang Gelar Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Semeru 2026 Jelang Idulfitri

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:09 WIB

Prabowo Optimistis Indonesia Makin Kuat, Tekankan Perang terhadap Korupsi

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:44 WIB

Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Swasembada dan Kesiapan Idulfitri

Senin, 9 Maret 2026 - 14:37 WIB

Mentan Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga 324 Hari ke Depan

Senin, 9 Maret 2026 - 12:18 WIB

Pemerintah Groundbreaking Rusun Subsidi di Meikarta, Dukung Program 3 Juta Rumah

Berita Terbaru