Dua Nelayan Sergai Hilang Tenggelam Dilaut, Satu Berhasil Ditemukan TNI AL di Perairan Batubara

Minggu, 9 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SERGAI, detikkota.com – Dua nelayan yang tenggelam dan hilang di perairan Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara pada hari Selasa (4/1/2022) kemarin, akhirnya satu orang berhasil ditemukan.

Korban bernama Mardan Sianipar (30) seorang nelayan yang berdomisili Dusun I Desa Sentang Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai ditemukan oleh Personil TNI
AL di Perairan Kepala Tanjung, Kabupaten Batubara.

Kapolres Sergai AKBP Dr Ali Machfud melalui kasat Polairud Polres Sergai, iptu Syahrizal, Sabtu (8/1/2022) membenarkan seorang nelayan asal Sergai yang hilang tenggelam berhasil ditemukan di perairan Kwala Tanjung Batubara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya pada hari Jumat (7/1/2022) sekira pukul 14.00WIB, Kapal patroli TNI AL Kwala Tanjung mendapatkan informasi dari nelayan bahwasanya ada mayat terapung di perairan Kwala Tanjung

Atas informasi tersebut, Kapal Patroli TNI AL melakukan pencarian di sekitar perairan
Kwala Tanjung. Sekitar pukul
17.00 Wib, Kapal Patroli TNI AL menemukan 1 mayat yang terapung di perairan Kwala Tanjung.

Selanjutnya mayat tersebut langsung dievakuasi dari perairan Kwala Tanjung dan dibawa ke RSU Batu Bara.

Atas laporan tersebut, Satpolairud mendapatkan informasi tersebut kemudikan memberikan Poto dokumentasi mayat kepada istri dan keluarga korban, setelah di lihat dengan cermat mayat tersebut adalah suaminya.

” Korban bernama Mardan
Sianipar yang pada hari Selasa (4/1/2022) sampan yang ditumpangi dihempas ombak sehingga hilang dan tenggelam,”kata Kasat Polairud.

Selanjutnya, pada sekira pukul 18.00WIB, pihak keluarga korban berangkat menuju ke RSU Batu Bara untuk memastikan mayat tersebut. Pada hari Sabtu (8/1/2022) sekira pukul 07:30WIB jenazah sudah sampai dirumah duka dan langsung dilakukan pemakaman,”ungkapnya

Sementara untuk korban atas nama Haposan Sianipar (18) masih terus dilakukan pencarian oleh Tim SAR karena korban sampai saat ini belum lagi diketemukan dan tidak diketahui keberadaannya”pungkasnya. (Rizky Zulianda)

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Banjir Baru di Situbuled Picu Amarah Warga, DPUTR dan Perkim Dikecam
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB