Dugaan Penipuan Catut Nama GMNI Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 14 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, detikkota.com – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Lintas Komisariat Pamekasan Madura melaporkan dugaan penipuan pencatutan nama organisasinya ke Kepolisian Resort (Polres) Pamekasan, Rabu, (14/7/2021) siang.

Ahmad Nurul Furqon, Komisaris GMNI Institut Agama Islam Madura (IAIN) Madura menjelaskan, pencatutan nama organisasi itu diduga tanpa izin dan dilakukan oleh 2 oknum inisial SB dan SA, pentolan mahasiswa salah satu Perguruan tinggi di Madura. Keduanya diduga meminta bantuan dana kepada Kapolres Pamekasan beberapa waktu lalu.

“Harapan kami, keduanya (SB dan SA, red) agar segera dilakukan tindakan hukum yang berlaku. Karena kasus tersebut merugikan dan mencemari nama baik GMNI Pamekasan,” ujar Bung Furqon panggilannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara Syaifus Syuhedek, Perwakilan Dewan Pengurus Cabang (DPC) GMNI Pamekasan yang ikut melakukan pendampingan menambahkan, selain pelaporan, pihaknya juga melayangkan surat audiensi ke Polres setempat.

Bung syuhedek berharap, agar aparat penegak hukum segera menindaklanjuti aduan yang dilayangkan, sehingga kasus serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.

“Dihari yang sama, kami juga melayangkan surat audiensi kepada Kapolres Pamekasan sebagai bentuk keseriusan kami dalam penegakan hukum itu. Kami tidak main-main karena tindakan melawan hukum yang dilakukan oleh terduga benar-benar menyakiti seluruh unsur GMNI baik kader maupun alumni.” tutupnya (Fauzi)

Berita Terkait

Pemerintah Refocusing Anggaran hingga Rp130 Triliun, Fokus pada Belanja Produktif
Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan
Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut
Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta
Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang
Heboh! Sumur Bor di Pragaan Semburkan Gas, Aparat Amankan Lokasi
Pencairan Dana Dipersoalkan, Anggota Arisan Get di Sumenep Keluhkan Kurangnya Transparansi

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 10:49 WIB

Pemerintah Refocusing Anggaran hingga Rp130 Triliun, Fokus pada Belanja Produktif

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:40 WIB

Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:26 WIB

Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut

Senin, 30 Maret 2026 - 11:15 WIB

Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta

Minggu, 29 Maret 2026 - 22:30 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan

Berita Terbaru