Galian C Disebut-sebut Penyebab Terjadinya Banjir di Desa Jambu

Rabu, 20 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Banjir yang melanda Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, diduga disebabkan adanya penambangan Galian C.

Hal itu disampaikan oleh Abd. Rahman Riadi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep saat dimintai keterangan oleh media ini, pada Rabu (20/1/2021) sore tadi di lokasi banjir.

“Jadi informasinya, mungkin kaitannya dengan infrastruktur dan lingkungan, di sana itu infonya ada penambangan Galian C, sehingga gundul, air itu langsung dari atas ke bawah mengalir,” paparnya, Rabu (20/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan adanya banjir tersebut, Kepala BPBD Sumenep menuturkan perlu adanya tanggul penahan aliran air, dan itu kata dia, merupakan ranah Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA).

“Dan ini biasanya terjadi setiap tahun, jadi solusinya ada tanggul penahan aliran air, mungkin yang lebih kompeten di bidangnya itu Dinas teknis, dalam hal ini PU Sumber Daya Air bukan BPBD,” ujarnya.

Sementara itu, untuk saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan dan korban jiwa akibat banjir tersebut. “Karena tidak ada yang rusak atau di evakuasi warganya, kita hanya mengatur lalu lintas saja,” ujarnya.

Dia berharap kepada pemerintah setempat, adanya pembenahan lingkungan dan pelestarian lingkungan, serta pelarangan aktivitas yang menyebabkan hutan gundul.

“Perlu adanya pelarangan Galian C, itu yang menyebabkan terjadinya banjir, sejak ada Galian C, sebab serapan air itu berkurang ketika intensitas curah hujan cukup tinggi,” katanya. (Md)

Berita Terkait

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan
Satpol PP Surabaya Segel Toko Mihol di Wonokromo, 10 Botol Diamankan
Triwulan III 2026, Polda Jatim Ungkap 1.870 Kasus Narkoba

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan

Berita Terbaru