Hasil Test DNA Dugaan Tertukarnya Bayi Belum Keluar, Korban Menunggu

Kamis, 17 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, Detikkota.com – Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, sampai saat ini masih menunggu hasil test Deoxyribo Nucleic Acid (DNA) dari Tim Polda (RS Bhayangkara).

Test DNA tersebut, sudah dilakukan terhadap bayi perempuan yang diduga tertukar di RSUD dr H Moh Anwar Sumenep, pada 1 Desember, lalu.

AKP Dhany Rahadian Basuki, Kasat Reskrim Polres Sumenep mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil uji lab dari Pusat Kedokteran Kesehatan (Pusdokkes) di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau kemarin perkiraan, kurang lebih satu bulan, dan nanti kalau hasil uji test nya keluar, pasti tim dokter Polda (RS Bhayangkara), akan mengabari kepada Polres Sumenep,” ujarnya, Kamis (17/12/2020).

Menurutnya, tidak hanya pihak kepolisian yang menunggu hasil test DNA tersebut, namun pihak korban juga menunggu hasilnya keluar.

“Sematara itu, sejauh ini pihak keluarga bayi tersebut, juga sama-sama menunggu hasil uji lab, terhadap tindak lanjut test DNA, kedepannya tetap terus dipikirkan,” terangnya.

Sebelumnya, bayi yang diduga tertukar saat menjalani persalinan di RSUD dr H Moh Anwar Sumenep tersebut, menimpa keluarga dari pasangan suami istri Subroto (27) dan Nurma Ningsih (25) warga Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, pada tanggal 15 November lalu. (fer/red)

Berita Terkait

Ranu Sentong Jadi Pusat Gelaran Penganugerahan Kampung Wisata 2025 dan Launching Aplikasi Jelita
Panen Raya Melon Hidroponik, Bupati Tekankan Pentingnya Pemetaan Pasar
Rutan Kraksaan Gelar Screening Kesehatan bagi Warga Binaan
H. Patoni, M.Pd., M.M. Dinobatkan Sebagai Pegawai Berkinerja Terbaik di Kabupaten Purwakarta Tahun 2025
Dewan Kehormatan MIO Indonesia: Menjaga Etika, Menyalakan Regenerasi
Pencurian Kabel Sebabkan Belasan Titik PJU di Surabaya Padam
BNN RI Salurkan 1.000 Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Semeru di Lumajang
Aktivis Geram, Izin Kontroversial Diduga Terbit Sebelum AMDAL

Berita Terkait

Sabtu, 29 November 2025 - 23:51 WIB

Ranu Sentong Jadi Pusat Gelaran Penganugerahan Kampung Wisata 2025 dan Launching Aplikasi Jelita

Sabtu, 29 November 2025 - 23:50 WIB

Panen Raya Melon Hidroponik, Bupati Tekankan Pentingnya Pemetaan Pasar

Sabtu, 29 November 2025 - 22:42 WIB

Rutan Kraksaan Gelar Screening Kesehatan bagi Warga Binaan

Sabtu, 29 November 2025 - 20:42 WIB

H. Patoni, M.Pd., M.M. Dinobatkan Sebagai Pegawai Berkinerja Terbaik di Kabupaten Purwakarta Tahun 2025

Sabtu, 29 November 2025 - 01:32 WIB

Dewan Kehormatan MIO Indonesia: Menjaga Etika, Menyalakan Regenerasi

Berita Terbaru

Petugas medis melakukan pemeriksaan kesehatan WBP di Rutan Kelas IIB Kraksaan.

Daerah

Rutan Kraksaan Gelar Screening Kesehatan bagi Warga Binaan

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:42 WIB

Bupati Bangkalan meninjau pengerjaan normalisasi drainase di Desa Tongguh, Arosbaya.

Pemerintahan

Bupati Bangkalan Tinjau Progres Perbaikan Drainase di Arosbaya

Sabtu, 29 Nov 2025 - 22:35 WIB