Hilang Saat Mancing Ikan Nelayan Asal Sepudi Belum Ditemukan

Rabu, 26 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Nasib sial menimpa Mat Lawi. Nelayan asal Desa Sokarammi Pesisir, Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi, Sumenep, Madura, Jawa timur, dilaporkan hilang tenggelam di laut. diduga hilang saat memancing ikan Rabu (26/05/2021)

Keluarga korban Ahmad Azizur Rahman mengatakan, Lawi berangkat sendiri naik perahu untuk mencari ikan di laut sekira pukul 04:30 PM.

Seperti biasa, keesokan harinya setelah mancing, Mat Lawi pulang. Tapi pada hari itu Mat Lawi masih belum pulang. Sehingga Keluarga panik dan mencari tahu keberadaannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami bersama tetangga melakukan penyisiran di lokasi kejadian untuk mencari keberadaan korban. Namun, hingga saat ini belum berhasil ditemukan.

“Di kabarkan perahu korban sudah di temukan di pulau poterran, tapi penumpangnya sudah tidak ada,” Ujar sisi (26/5).

Saat ini pihaknya menambah 4 kapal pribadi untuk terus melakukan pencarian bersama familinya.

“Untuk timsar saya tidak tau bergarak apa tidak. Kalau melapor saya sudah melapor ke Camat Nonggunong. Walaupun tidak malapor di sini pulau pasti tau, apalagi berdekatan dengan kecamatan dan kantor polisi. Kami tetep bertindak sendiri untuk terus melakukan pencarian,” Ucapnya.

“Ia berharap korban tersebut dapat ditemukan walaupun dalam kondisi apapun, dan semogah ditemukan dengan keadaan yang baik ,” harapannya.

“Pencarian dan penyisiran sudah dilakukan dari kemaren sampai hari ini. Namun belum ditemukan dan hingga saat ini pencarian masih terus berlangsung,” pungkasnya. (Fer)

Berita Terkait

Penumpang Bandara Banyuwangi Naik 5 Persen Selama Libur Lebaran 2026
BMKG Ungkap Ciri Pancaroba, Waspadai Hujan Lebat dan Awan Cumulonimbus
Pemerintah Refocusing Anggaran hingga Rp130 Triliun, Fokus pada Belanja Produktif
Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan
Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut
Arus Balik Tol Trans Jawa Kondusif, 2,9 Juta Kendaraan Masuk Jakarta
Puncak Arus Balik Lebaran, Pelabuhan Ketapang Dipadati Kendaraan
Kepala BNPB Tinjau Banjir Pasuruan, Soroti Penanganan Jangka Pendek hingga Panjang

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 13:18 WIB

Penumpang Bandara Banyuwangi Naik 5 Persen Selama Libur Lebaran 2026

Kamis, 2 April 2026 - 12:29 WIB

BMKG Ungkap Ciri Pancaroba, Waspadai Hujan Lebat dan Awan Cumulonimbus

Rabu, 1 April 2026 - 10:49 WIB

Pemerintah Refocusing Anggaran hingga Rp130 Triliun, Fokus pada Belanja Produktif

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:40 WIB

Polres Sumenep Tegaskan Seleksi Polri 2026 Harus Bersih dan Transparan

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:26 WIB

Darurat BBM di Kepulauan Sumenep, Harga Melonjak hingga Rp30 Ribu dan Stok Nihil, Sekolah Lumpuh Nelayan Tak Melaut

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Ihsan, meninjau langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP di salah satu sekolah di Sumenep.

Pemerintahan

Achmad Fauzi Wongsojudo Pantau Pelaksanaan TKA SMP 2026 di Sumenep

Senin, 6 Apr 2026 - 13:20 WIB

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau kesiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di salah satu SMP di Banyuwangi.

Pemerintahan

Ipuk Fiestiandani Tinjau Kesiapan TKA SMP di Banyuwangi

Senin, 6 Apr 2026 - 11:07 WIB