Hindari Kemacetan, Jemaah Datang Lebih Awal Hingga Sarapan di GOR A. Yani Sumenep

Kamis, 25 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa jemaah calon haji (CJH) Kabupaten Sumenep datang lebih awal di GOR A. Yani setempat.

Beberapa jemaah calon haji (CJH) Kabupaten Sumenep datang lebih awal di GOR A. Yani setempat.

SUMENEP, detikkota.com – Ratusan calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur datang lebih awal dari jadwal yang ditentukan. Sejak pukul 09.00 WIB, calon tamu Allah itu mulai berdatangan di GOR A. Yani Panglegur, Sumenep.

Salah seorang pengantar CJH, Rahman mengatakan, pihaknya memilih datang lebih awal karena menghindari kemacetan akibat ramai oleh pengantar jemaah lain. Pria asal Kangean itu mengaku telah berada di daratan Sumenep sejak 3 hari yang lalu.

Meskipun jadwal dari Kementrian Agama Sumenep, para calon jamaah haji berkumpul di Gor pada pukul 11.00 WIB, namun sejak pukul 08.00 banyak jamaah yang mulai berdatangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mengantarkan orang tua ke titik pengantaran,” ucap Rahman, Kamis (25/5/2023).

Terlihat, sejumlah jemaah terus mengalir berdatangan. Bahkan, sebagian dari mereka membawa nasi bungkus karena tidak sempat sarapan karena banyak tamu yang bedatangan.

“Kami terpaksa sarapan di sini, memanfaatkan waktu tunggu karena masih lama,” kata Hasan, pengantar calon jemaah haji asal Lenteng.

Sementara Kabag Kesmas Setkab Sumenep, Kamiludin mengatakan, dari hasil rakor yang dilakukan, untuk memperlancar prosesi pemberangkatan, tiap jemaah haji boleh didampingi satu orang pengantar untuk masuk ke dalam area GOR. Sebab, di sekitar lokasi sudah dijaga ketat aparat keamanan.

“Mereka akan berangkat dari GOR pada pukul 14.00 WIB dan akan bermalam di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya,” jelasnya.

Sementara jumlah jumlah bus yang disiapkan sebanyak 18 bus untuk memgangkut 679 CJH. Belasan bus itu akan dikawal oleh mobil Patwal polisi.

“Setiap bus yang ditumpangi jemaah ada panitia dan tim medis,” pungkasnya.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB