Hingga Juli 2023, Program UHC di Sumenep Sedot Anggaran Hingga Rp 42 Miliar

Rabu, 9 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta sedang berkonsultasi di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sumenep.

Peserta sedang berkonsultasi di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Sejak program universal health coverage (UHC) diberlakukan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur pada November 2022 sedikitnya 170 ribu jiwa telah memanfaatkan program tersebut.

Sementara tanggungan yang harus dibayar oleh Pemkab Sumenep pada BPJS Kesehatan mencapai Rp 42 miliar.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Agus Mulyono mengatakan, sejak diterapkannya UHC, peserta penerima bantuan iuran daerah (PBID) untuk pembiayaan BPJS Kesehatan terus naik, dari 130 ribu menjadi 170 ribu jiwa. Sedangkan target kepesertaan UHC secara keseluruhan sekitar 1.170.000 jiwa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“UHC itu bukan program dari BPID saja, tetapi merupakan gabungan dari beberapa segmen, yang terdaftar dalam jaminan kesehatan nasional (JKN),” terangnya, Selasa (8/8/2023).

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Sumenep, Fitri Choirudin mengatakan, per Juli 2023 tidak ada tunggakan pembayaran dari Pemkab setempat.

Sejak diberlakukannya UHC di Sumenep pada November 2022 lalu, kepesertaan BPJS Kesehatan terus bertambah. Bahkan, pembayarannya juga bertambah. Khusus UHC yang dibayar oleh pemerintah, nilainya sekitar Rp 42 miliar.

“Untuk Agustus ini belum bayar. Jadi, Pemkab Sumenep memiliki tanggungan sekitar Rp 6 miliar. Harapannya segera terbayar sebelum akhir Agustus,” harap Choirudin.

Berita Terkait

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI
Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB