Bupati Bangkalan Paparkan Strategi Kebangkitan Pertanian dalam Kuliah Umum di Politeknik KP Sidoarjo

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyampaikan kuliah umum di Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, Rabu (11/3/2026).

Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyampaikan kuliah umum di Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, Rabu (11/3/2026).

SIDOARJO, detikkota.com – Bupati Bangkalan Lukman Hakim memaparkan strategi kebangkitan sektor pertanian Kabupaten Bangkalan dalam kuliah umum yang digelar di Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Sidoarjo, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Bangkalan dan Politeknik KP Sidoarjo terkait pengembangan sumber daya manusia serta penguatan sektor pertanian, perikanan, dan kelautan.

Dalam pemaparannya, Lukman Hakim menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat Bangkalan. Namun, sektor tersebut menghadapi sejumlah tantangan, seperti berkurangnya minat generasi muda untuk menjadi petani, alih fungsi lahan pertanian, serta menurunnya kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertanian merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat Bangkalan. Karena itu sektor ini harus terus diperkuat melalui strategi yang terencana dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Bangkalan menargetkan pertumbuhan sektor pertanian hingga 8 persen melalui berbagai program peningkatan produksi dan penguatan ekosistem pertanian.

Beberapa program yang dijalankan antara lain optimalisasi lahan pertanian melalui program Brigade Pangan, peningkatan indeks pertanaman hingga IP 300, serta peningkatan produktivitas padi hingga 8 ton per hektare. Selain itu, pemerintah daerah juga berupaya menjaga stabilitas harga gabah kering panen (GKP) dan jagung saat musim panen.

Pada sektor hortikultura, Pemkab Bangkalan mendorong pengembangan urban farming serta penerapan pertanian presisi berbasis teknologi dengan dukungan sistem penyuluhan yang terintegrasi.

Sementara itu, sektor perkebunan diarahkan untuk memperkuat komoditas unggulan seperti tembakau, jambu mente, kelapa, dan tebu yang dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan nilai ekonomi daerah.

Penguatan juga dilakukan di sektor peternakan dan perikanan melalui pengembangan Sapi Madura, bebek pedaging, ayam petelur, program Kampung Nelayan Merah Putih, budidaya lele mandiri, serta produksi pakan ikan mandiri.

Menurut Lukman Hakim, berbagai program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada pembangunan ekosistem pertanian yang berkelanjutan melalui perlindungan petani dan nelayan, penyediaan beasiswa pertanian bagi generasi muda, serta perlindungan lahan pertanian dari alih fungsi.

Ia menyebut sejumlah program yang dijalankan mulai menunjukkan hasil positif. Dalam 13 bulan terakhir, Kabupaten Bangkalan mencatat surplus beras dengan pertumbuhan sektor pertanian mencapai 5,15 persen dan kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian daerah sebesar 21,21 persen.

Lukman Hakim menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan sektor pertanian yang maju dan berkelanjutan di Bangkalan.

Penulis : As

Editor : Red

Berita Terkait

Pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Ditarget Rampung Juni 2026
Rutan Sumenep Buka Akses Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan
Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan
Pemkab Sumenep Kembali Raih Opini WTP untuk Kesembilan Kalinya
Sumenep Siap Terapkan Penundaan Layanan Adminduk bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Kadis PUTR Sumenep Tekankan Pentingnya RTRW dalam Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 14:39 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat Banyuwangi Capai 75 Persen, Ditarget Rampung Juni 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:45 WIB

Rutan Sumenep Buka Akses Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:03 WIB

Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:03 WIB

Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:12 WIB

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Berita Terbaru