SUMENEP, detikkota.com – Paguyuban Pengusaha Rokok (PR) Kabupaten Sumenep mengajak seluruh perusahaan rokok di daerah setempat untuk memprioritaskan pembelian tembakau hasil panen petani lokal menjelang musim panen tahun 2026.
Ketua Paguyuban PR Sumenep, H. Syafwan Wahyudi, mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk komitmen menjaga keberlangsungan industri hasil tembakau sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Sumenep.
Menurutnya, industri hasil tembakau di Sumenep tidak dapat dipisahkan dari peran petani sebagai pemasok utama bahan baku. Karena itu, sinergi antara pelaku industri dan petani perlu terus diperkuat agar memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Seluruh pelaku industri rokok diharapkan memprioritaskan penyerapan hasil panen petani lokal pada musim panen tahun ini. Dengan begitu, keberlangsungan industri tetap terjaga dan kesejahteraan petani dapat meningkat,” ujar Syafwan, Senin (27/7/2026).
Selain mengimbau perusahaan rokok membeli tembakau lokal, Paguyuban PR Sumenep juga meminta para petani tidak melakukan panen sebelum waktunya. Menurut Syafwan, kualitas tembakau menjadi faktor utama yang menentukan nilai jual di pasaran.
Ia menjelaskan, panen dini berpotensi menurunkan kualitas daun tembakau sehingga berdampak pada harga jual yang diterima petani.
Syafwan, yang juga pelaku industri rokok, menegaskan bahwa keberpihakan terhadap tembakau lokal bukan hanya berkaitan dengan kepentingan bisnis, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab sosial untuk menjaga perputaran ekonomi di Kabupaten Sumenep.
Ia menilai, ketika hasil panen petani terserap oleh industri lokal, manfaatnya akan dirasakan secara luas, mulai dari meningkatnya pendapatan petani, terbukanya lapangan kerja, hingga tumbuhnya aktivitas ekonomi di sektor perdagangan dan jasa.
“Kami mengajak seluruh perusahaan rokok di Sumenep untuk bersinergi dengan petani lokal. Mari kita jaga kualitas tembakau dan kesejahteraan petani dengan komitmen membeli hasil panen mereka,” pungkasnya.
Penulis : M
Editor : Red







