Jahe Merah Organik Kaya Manfaat Bagi Kesehatan

Jumat, 29 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Pembudidaya tanaman herbal khususnya jahe merah organik saat ini bisa dikatakan meningkat secara signifikan. Selain bernilai bisa meningkatkan ekonomi bagi masyarakat, jahe merah organik kaya sangat besar manfaatnya bagi kesehatan.

Seperti disampaikan Ketua Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup, Prasetyo SH mengatakan, sebelum pandemi hingga saat ini perkembagan pembudidaya jahe merah masih dibilang sangat terbatas. Karena, pada umumnya masyarakat petani dan pekebun masih mengeluti tanaman jenis jahe kecil (emprit) dan jahe besar (gajah). Akan tetapi, tanaman jahe merah jika dibandingkan dengan kedua tanaman jahe tersebut tidak kalah besar manfaatnya bagi kesehatan kita.

” Kandungan yang terdapat pada Jahe merah atau biasa disebut ginger red saat ini jumlah pembudidayanya terus mengalami peningkatan dan untuk peluang pasar sangat besar karena volume di pasaran masih terbatas. Sedangkan, harga bisa dikatakan masih berada diatas kedua jenis jahe kecil dan besar. Walau sempat mengalami penurunan harga, itupun tidak lebih dari sebulan kondisi harga sudah mulai stabil,”Ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, perilaku dalam melakukan penanaman dan perawatan sangatlah berpengaruh pada hasil panen jahe merah. Dengan masa tanam minimal selama 11 bulan, dari bibit unggul jahe merah organik bisa menghasilkan umbi buah jahe antara 3 sampai 5 kg perkarungnya.

” Sistem tanam lebih maksimal menggunakan media karung atau polybag. Selain mudah pengawasannya dalam pertumbuhan jahe, saat pemanenanpun nanti lebih mudah dan minim hama yang menyerang pada pembusukan akar dan batang,”Terangnya.

Selain itu, saat ini ada sebanyak 10 sentra yang secara langsung didampingi dan dilakukan pembinaan oleh lembaga konservasi.

Harapan kedepan, pembudidaya jahe merah organik terus berkembang pesat dan pada setahun kedepan rintisan tempat produksi herbal dan sejumlah tanaman rempah melalui lembaga konservasi bisa terwujud mengingat bahan dasar sudah terpenuhi karena dari hasil tanaman sendiri dan tidak tergantung pada musim tanam ataupun petani.

” Kita setiap bulannya terus secara intens melakukan penanaman, kondisi cuaca apapun selama 3 tahun berjalan tidak berpengaruh pada tanaman yang kita tanam. Hama pada tanaman merupakan suatu hal yang wajar, namun dari evaluasi dan pengalaman kami khusus tanaman jahe merah masih bisa teratasi. Dengan melalui sistim tanam organik adalah hal yang sangat tepat karena sangat besar manfaatnya bagi kesehatan. Mengkosumsi jahe merah tidak hanya untuk orang – orang dewasa, namun untuk anak – anak juga bisa mengkonsumsinya.(her/noo)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB