Kemenag Sumenep Sebut Banyak Travel Umrah Belum Kantongi Izin

Selasa, 4 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menyebut banyak travel umrah yang membuka cabang di daerahnya banyak yang belum mengantongi izin.

Kepala Kemenag Kabupaten Sumenep, Chaironi Hidayat mengatakan bahwa, pihaknya telah mengimbau kepada seluruh penyelenggaran ibadah umrah (travel) yang membuka cabang di Sumenep agar segera mengurus izin.

“Sepengetahuan kami, travel umrah yang belum mengantongi izin lumayan banyak. Sementara yang sudah punya izin hanya ada beberapa,” sebutnya, Selasa (4/4/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Chaironi menjelaskan, travel umrah yang hanya memiliki izinnya di pusat, sementara di cabang belum ada izin, maka cabang travel tersebut hanya bertugas sebagai pengumpul.

“Jika tanpa dilengkapi izin, maka statusnya beda dengan yang di pusat. Ia bukan penyelenggara, tapi hanya pengumpul calon jemaah. Terpenting, travel yang sudah berizin, masyarakat akan semakin percaya,” paparnya.

Chaironi mengaku siap membantu jika dalam proses pengurusan izin travel umrah mengalami kendala.

Lebih lanjut Chaironi mengimbau seluruh masyarakat Sumenep yang hendak melaksanakan ibadah umrah agar lebih selektif memilih travel.

“Jangan sampai tergiur, misalnya karena harga murah lalu dianggap baik dan mempercayakan keuangannya, tapi ujung-ujungnya tidak berangkat,” ingatnya.

Sebelum menentukan travel, kata Chaironi, ada baiknya masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah umrah mencari referensi terlebih dahulu.

“Misal, konsultasi kepada kami di Kemenag Sumenep. Kalau jam dinas, bisa langsung ke kantor. Kalau di luar jam dinas, bisa melalui telefon atau WA. Pasti kami layani,” tegasnya.(red)

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB