Kepala UPP Kelas III Sapeken Bantah Anggotanya Ikut Buang Arak ke Laut

Sabtu, 29 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar dari video pembuangan arak ke laut di Pelabuhan Sapeken, Sumenep.

Tangkapan layar dari video pembuangan arak ke laut di Pelabuhan Sapeken, Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Kejadian viral yang beredar melalui video di platform WhatsApp tentang pembuangan arak dengan cara dituang ke luat serta sampah botol bekas kemasannya yang diduga dilakukan oleh oknum petugas disanggah atasannya.

Kepala Kantor Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Sapeken, Muchammad Jumari menepis jika anggotanya ikut serta membuang arak dan bekas botol kemasannya ke laut.

Menurutnya, keberadaan personil KPLP di lokasi pada saat peristiwa itu terjadi hanya kebetulan saja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sudah menanyakan kepada anggota saya yang saat itu ada di lokasi. Pengakuan mereka, setelah melakukan embarkasi dan debarkasi, mereka melihat ada kerumunan orang. Setelah didatangi, ternyata ada penemuan tiga karton arak Bali yang diduga milik salah satu penumpang kapal perintis KM Sabuk Nusantara 51 yang baru saja tiba di Pelabuhan Sapeken,” jelasnya, Sabtu (29/4/2023).

Jumari memastikan, anggotanya tidak ikut terlibat. Mereka hanya menyaksikan kejadian tersebut, sebagaimana ramai beredar dalam video.

“Saat arak itu di buang ke laut oleh masyarakat ada orang yang memvideo. Kebetulan, anggota saya ada di situ dan mengenakan seragam PDH. Tapi mereka hanya menyaksikan. Tidak ikut membuang,” dalihnya.

Jumari mengimbau agar penanganan tindakan melahan hukum hendaknya diserahkan pada pihak yang berwenang, dalam hal ini aparat penegak hukum. “Serahkan pada yang berwenang, jangan main hakim sendiri,” imbaunya.

Terpisah, aktivis LSM BIDIK (Barisan Investigasi dan Informasi Keadilan) Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Suryadi menyangsikan jika yang membuang arak ke laut itu masyarakat.

“Tidak mungkin masyarakat seberani itu, membuang barang bawaan penumpang ke laut. Jika membuang barang tersebut karena alasan melanggar hukum, tentu ada yang ‘memvonis’ atau bahkan ‘menyuruh’ agar barang itu di buang. Masyarakat tidak punya kewenangan itu,” tandasnya.

Suryadi meminta agar persoalan tersebut mendapat perhatian pihak berwenang agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Saya sepakat bahwa tindakan main hakim sendiri tidak dibenarkan. Sebaiknya, dudukkan persoalan sesuai porsinya dan serahkan pada yang berwenang,” harap Suryadi.

Sebelumnya, penumpang kapal perintis KM Sabuk Nusantara 51 dari Pelabuhan Celukan Bawang Bali tujuan Pulau Sapeken kedapatan membawa arak sebanyak 3 karton. Arak Bali yang dikemas dalam botol plastik tersebut ditemukan saat penumpang turun dari kapal.

Kejadian tersebut viral beredar melalui video di platform WhatsApp. Dalam video tersebut terlihat ada petugas yang menggunakan rompi bertulis Dishub dan seragam KPLP sedang berada di lokasi.

Di vidio lain, arak sebanyak 3 karton berisi puluhan botol plastik terlihat dibuang ke laut oleh oknum dan sejumlah warga. Termasuk, sampah botol bekas arak juga ikut dibuang ke laut.

Berita Terkait

Mahasiswa Jepang dan Malaysia Belajar Membatik di Kraksaan
Salat Subuh Berjamaah di Masjid Agung, Anak-anak Dapat Uang Saku dari Wali Kota
Kebakaran Hutan Meluas, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup Sementara
Kemeriahan Madura Night Vaganza 2026: Bappeda Sabet Juara Stand OPD Terbaik!
Hari PMI, Kapolresta Sumenep Dorong Gerakan Donor Darah: Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa
Gas LPG, Sound System dan Lampu Dicuri dari Rombong Jagung, Pria Asal Pamekasan Ditangkap
Hari PMI, Direktur RSUDMA Sumenep Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Semangat Kemanusiaan
Gerebek Dua Titik di Kota Sumenep, Polisi Sita 102 Botol Miras: Arak Bali Mendominasi

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 11:36 WIB

Mahasiswa Jepang dan Malaysia Belajar Membatik di Kraksaan

Minggu, 6 September 2026 - 11:26 WIB

Salat Subuh Berjamaah di Masjid Agung, Anak-anak Dapat Uang Saku dari Wali Kota

Jumat, 4 September 2026 - 13:15 WIB

Kebakaran Hutan Meluas, Jalur Pendakian Kawah Ijen Ditutup Sementara

Jumat, 4 September 2026 - 06:11 WIB

Kemeriahan Madura Night Vaganza 2026: Bappeda Sabet Juara Stand OPD Terbaik!

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Hari PMI, Kapolresta Sumenep Dorong Gerakan Donor Darah: Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, serta jajaran Danantara di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Jumat, 4 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Istimewa

Pemerintahan

Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:47 WIB