Kodim Sukoharjo Laksanakan Vaksin 200 Anak Usia 6-11 Tahun

Senin, 27 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKOHARJO, detikkota.com – Kodim 0726/Sukoharjo kembali menggelar serbuan vaksinasi covid 19, kali ini untuk anak usia 6-11 tahun di Aula Kodim Sukoharjo, dengan menggunakan vaksin jenis sinovac, Senin (27/12/2021).

Melalui Pasiterdim 0726/Sukoharjo Kapten Czi Hartono, Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan mengatakan bahwa kegiatan vaksinasi untuk anak-anak usia 6 s.d 11 tahun ini sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam melaksanakan vaksinasi secara menyeluruh untuk masyarakat Indonesia agar terhindar dari virus Covid19. Terutama agar terbebas dari ancaman varian baru Omricon. Dengan adanya varian baru ini masyarakat harus lebih waspada dan memperketat pelaksanaan prokes.

Dalam kegiatan ini Kodim 0726/Sukoharjo mengerahkan tenaga medis/vaksinator dari anggota Klinik Pratama Kartika 26 Kodim Sukoharjo, dengan target sasaran kepada 200 anak-anak KBT Kodim Sukoharjo dan anak-anak masyarakat sekitar Makodim 0726/Sukoharjo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Vaksin kali ini sudah menyasar anak anak diharapkan herd immunity masyarakat di wilayah Kabupaten Sukoharjo segera terbentuk,” imbuh Pasiter.

Diakui vaksin anak di Sukoharjo sedikit terhambat karena banyak anak yang ikut program imunisasi BIAS, jadi anak anak yang usai mendapatkan imunisasi BIAS harus ada jeda 28 hari terlebih dulu untuk bisa divaksin kembali.

“Vaksin anak usia 6-11 tahun akan dilakukan kembali nanti sambil menunggu anak anak yang ikut Imunisasi BIAS sudah bisa divaksin,” ungkap Kapten Czi Hartono. (Agus Kemplu)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB