Komunitas Yakusa Berikan Beasiswa Rp 400 Juta untuk 20 Mahasiswa UICI

Rabu, 6 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

detikkota.com – Para alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di lingkungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tergabung dalam Komunitas Yakin Usaha Sampai (Yakusa) memberikan beasiswa senilai Rp400 juta kepada 20 mahasiswa Universitas Insan Cita Indonesia (UICI).

Pemberian beasiswa itu ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Komunitas Yakusa dengan UICI di Kantor Rektorat UICI, Jalan H.R. Rasuna Said Kav c-18. Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (05/10/2021).

Pada kesempatan tersebut, Komunitas Yakusa diwakili oleh Viryan Aziz (Anggota KPU RI) dan pihak UICI diwakili oleh Wakil Rektor Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) Bidang Administrasi Digital, Keuangan, dan Sumber Daya Insani Lely Pelitasari Soebekty.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penandatanganan kerja sama itu disaksikan langsung oleh Rektor UICI, Prof. Laode Masihu Kamaludin dan Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset dan Pengembangan, serta Digital Advancement Prof. Jaswar Koto.

Seusai acara, Viryan mengatakan beasiswa dari Komunitas Yakusa itu akan diberikan secara penuh hingga mahasiswa itu lulus kuliah.

Hal tersebut, menurut Viryan, adalah bagian dari komitmen Komunitas Yakusa dan UICI menjemput masa depan generasi yang mampu beradaptasi dengan perubahan.

“Kita menjemput masa depan, menyiapkan generasi muda Indonesia yang bisa beradaptasi dan memimpin perubahan, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga tingkat global,” Viryan.

Viryan mengungkapkan untuk memimpin perubahan skala global itu dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dalam bidang digital.

“SDM digital menjadi kata kunci untuk bisa memimpin perubahan digital, baik tingkat nasional maupun tingkat global,” imbuh Viryan.

Lebih lanjut, Viryan berharap UICI dapat melahirkan SDM digital tersebut, tidak hanya untuk satu atau dua tahun, tetapi untuk jangka waktu yang lebih panjang.

“Salah satu caranya mengubah pola masa lalu dengan menyiapkan SDM yang bisa menjemput masa depan, bukan hanya untuk satu, dua tahun, tetapi SDM yang diproyeksikan sudah bisa beradaptasi ketika mereka nanti menjadi pemimpin-pemimpin bangsa 15 sampai 20 tahun ke depan,” tutup Viryan.

Sehari sebelumnya, UICI juga dikunjungi oleh Komisaris Bank Syariah Indonesia (BSI), Arief Rosyid Hasan.

Pada kesempatan itu, ia menyatakan komitmen turut serta dalam membangun UICI. Ia menyampaikan gagasan bahwa komunitas Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) mencontoh kekuatan civil society di Amerika Serikat.

Ia juga menjelaskan tentang potensi kolaboratif yang bisa dijajaki, baik melalui wakaf produktif di BSI juga di Dewan Masjid Indonesia. (HsN)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru