Kuliner Ikan Asap Blimbingsari Banyuwangi Bertahan Sejak 1977, Jadi Favorit Wisatawan

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang ikan asap dan ikan bakar khas Pantai Blimbingsari Banyuwangi melayani pembeli. Kuliner tradisional ini dikenal dengan cita rasa khas bumbu turun-temurun.

Pedagang ikan asap dan ikan bakar khas Pantai Blimbingsari Banyuwangi melayani pembeli. Kuliner tradisional ini dikenal dengan cita rasa khas bumbu turun-temurun.

BANYUWANGI, detikkota.com – Kuliner ikan asap dan ikan bakar khas Pantai Blimbingsari, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, terus menjadi favorit wisatawan. Salah satu pelaku usaha legendaris di kawasan tersebut adalah Mastia (66), yang telah berjualan sejak 1977.

Selama puluhan tahun, Mastia mempertahankan cita rasa khas Blimbingsari dengan menjual berbagai jenis ikan seperti ekor merah, banyar, slengseng, hingga kerapu.

Menurutnya, rahasia kelezatan ikan asap terletak pada proses memasak dan racikan bumbu tradisional turun-temurun khas Blimbingsari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ikan dibakar terlebih dahulu, kemudian diberi bumbu lalu dibakar lagi agar rempahnya meresap,” ujarnya.

Bumbu yang digunakan terdiri dari asam, bawang merah, bawang putih, laos, kemiri, kencur, gula merah, gula putih, serta cabai besar dan kecil.

Cita rasa khas tersebut membuat pelanggan datang tidak hanya dari Banyuwangi, tetapi juga luar daerah seperti Blitar, Yogyakarta, hingga Sumatera. Pemesanan biasanya dilakukan melalui telepon atau WhatsApp untuk kemudian dikirim menggunakan kereta maupun bus antarkota.

Dalam sekali pengiriman luar kota, pesanan bisa mencapai 50 hingga 150 tusuk ikan asap.

Selain rasanya yang khas, harga ikan bakar Blimbingsari juga relatif terjangkau. Ikan bakar dijual mulai Rp15 ribu hingga Rp25 ribu tergantung ukuran, sedangkan pepes ikan dibanderol sekitar Rp5 ribu per bungkus.

Pedagang lainnya, Ulin (45), mengatakan terdapat sekitar 15 UMKM ikan bakar di Dusun Krajan, Desa Blimbingsari. Menurutnya, keberadaan wisata Pantai Blimbingsari turut meningkatkan penjualan para pelaku usaha kuliner.

“Kalau akhir pekan omzet bisa naik sampai Rp500 ribu bahkan lebih,” katanya.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan kuliner khas pesisir seperti ikan bakar Blimbingsari menjadi salah satu kekuatan wisata Banyuwangi.

“Wisatawan datang bukan hanya menikmati pantai, tetapi juga mencari pengalaman kuliner autentik yang tidak ditemukan di daerah lain,” ujarnya saat menghadiri program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) di Blimbingsari.

Ia menilai potensi wisata kuliner pesisir perlu terus dipromosikan karena mampu menggerakkan ekonomi masyarakat setempat dan menjadi daya tarik wisata Banyuwangi.

Penulis : Bi

Editor : Bi/Red

Berita Terkait

BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Jawa Timur Cerah Berawan
Surat Mengendap Hampir Tiga Bulan, BTN Sumenep Baru Buka Suara Soal KPR dan Perumahan
Upah Tak Kunjung Cair, Buruh Pegaraman 1 Siap Kepung PT Garam
Dandim 0827/Sumenep Tinjau Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Ambunten
Klarifikasi Proyek Rehabilitasi Gedung Dinas Perikanan dan Peternakan Purwakarta
Upah Buruh Pegaraman 1 PT Garam Belum Dibayar, Sekitar 100 Pekerja Mogok
Diduga Tak Sesuai Pekerjaan, Rehab Gedung Diskanak Purwakarta Disorot
Pemkab Banyuwangi Gratiskan Retribusi Pedagang Pasar Setiap Akhir Pekan

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:51 WIB

BMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Jawa Timur Cerah Berawan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:49 WIB

Kuliner Ikan Asap Blimbingsari Banyuwangi Bertahan Sejak 1977, Jadi Favorit Wisatawan

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:43 WIB

Surat Mengendap Hampir Tiga Bulan, BTN Sumenep Baru Buka Suara Soal KPR dan Perumahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:25 WIB

Upah Tak Kunjung Cair, Buruh Pegaraman 1 Siap Kepung PT Garam

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:45 WIB

Dandim 0827/Sumenep Tinjau Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Ambunten

Berita Terbaru

Ilustrasi

Ekonomi

Rupiah Masih Tertekan Meski Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:31 WIB