Lebaran Usai, Harga Sembako Kembali Normal

Rabu, 3 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah seorang pedagang sembako di Pasar Anom Baru Sumenep.

Salah seorang pedagang sembako di Pasar Anom Baru Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Melonjaknya permintaan sejumlah kebutuhan sembilan bahan pokok (sembako) selama libur Lebaran Idul Fitri 2023 kini sudah usai. Kondisi tersebut berpengaruh pada harga jual yang kini berangsur normal.

Hasil pemantauan yang dilakukan oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur pada Rabu (3/5/2023) harga sembako di Pasar Anom Baru setempat kembali seperti sebelum menjelang Lebaran.

Komuditas yang mengalami kenaikan harga paling drastis yaitu daging sapi. Saat Lebaran, harganya mencapai Rp 150 ribu per kilogram. Namun saat ini, harga daging sapi kembali normal menjadi Rp 120 ribu per kilogram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Perdagangan, Diskop UKM Perindag Kabupaten Sumenep, Noer Lisal Anbiyah menjelaskan, melonjaknya harga daging saat itu karena faktor momentum lebaran. Permintaan konsumen meningkat tajam, harga juga melambung.

“Sekarang setelah Lebaran usai, harga daging kembali normal. Karena sebenarnya daging ini merupakan komoditas yang harganya cenderung stabil,” jelasnya, Rabu (3/5/2023).

Tidak hanya daging sapi, harga daging ayam juga kembali normal. Untuk ayam kampung Rp 90 ribu per kilogram, dan daging ayam broiler Rp 40 ribu per kilogram.

Noer Lisal menuturkan, komuditas yang mengalami penurunan harga yakni telur ayam ras. Dari harga semula Rp 28 ribu menjadi Rp 27 ribu per kilogram. Sementara harga telur ayam kampung tetap Rp 48 ribu per kilogram.

“Sedangkan harga minyak goreng curah  masih stabil Rp16 ribu, minyak goreng kemasan 2 liter Rp 40 ribu. Kemudian harga gula pasir juga stabil Rp13.500 per kilogram,” jelasnya.

Meski demikian, lanjutnya, ada beberapa komuditas yang mengalami kenaikan yaitu bawang merah dan bawang putih. Pekan ini, harganya masing-masing Rp 40 ribu per kilogram dan Rp 28 ribu per kilogram.

“Harga bawang naik karena berkurangnya stok. Di beberapa daerah sentra penghasil bawang, belum masuk masa panen. Nanti kalau sudah panen dan hasil panennya bagus, maka harga bawang akan turun,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pemkot Probolinggo Pantau Harga Bapokting dan Stok BBM Jelang Lebaran
Penerimaan Polri 2026 Resmi Dibuka, Kesempatan Jadi Bhayangkara Hingga 30 Maret
SMA NU Sumenep Gelar Tahsinul Qira’ah Metode Tartila bil Qolam dalam Program Pondok Ramadan
Pemkot Surabaya Kembangkan Wisata Berbasis UMKM untuk Dorong Ekonomi Warga
Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipastikan Aman, Warga Diimbau Tidak Panic Buying
Wakapolres Sumenep Cek Senpi Anggota untuk Tingkatkan Pengawasan dan Disiplin
Menko Pangan Tanggapi Keluhan Petani Garam, Pemerintah Siapkan Stabilitas Harga
Polres Sumenep Umumkan Pencarian Orang Hilang, Yadan Nabila Dilaporkan Tak Diketahui Keberadaannya

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:31 WIB

Pemkot Probolinggo Pantau Harga Bapokting dan Stok BBM Jelang Lebaran

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:47 WIB

SMA NU Sumenep Gelar Tahsinul Qira’ah Metode Tartila bil Qolam dalam Program Pondok Ramadan

Senin, 9 Maret 2026 - 17:48 WIB

Pemkot Surabaya Kembangkan Wisata Berbasis UMKM untuk Dorong Ekonomi Warga

Senin, 9 Maret 2026 - 16:41 WIB

Stok BBM dan LPG di Lumajang Dipastikan Aman, Warga Diimbau Tidak Panic Buying

Senin, 9 Maret 2026 - 10:03 WIB

Wakapolres Sumenep Cek Senpi Anggota untuk Tingkatkan Pengawasan dan Disiplin

Berita Terbaru