Maksimalkan Pelayanan Kesehatan Lapas Banyuwangi Terima Mobil Ambulance

Rabu, 20 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Pemberian layanan kesehatan yang maksimal kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sudah menjadi tugas yang harus dilaksanakan oleh Lapas Banyuwangi Kanwil Kemenkumham Jatim sebagai salah satu lembaga pemerintahan yang berperan sebagai pembina para pelanggar hukum.

Layanan kesehatan yang maksimal tentunya harus didukung oleh ketersediaan fasilitas penunjang yang dapat memberikan kemudahan dan percepatan layanan.

Guna mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan yang maksimal, Lapas Banyuwangi memperoleh tambahan fasilitas dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan berupa satu unit mobil ambulance, Rabu (20/10/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut merupakan wujud nyata Kementerian Hukum dan HAM melalui Ditjen Pemasarakatan dalam upaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada warga binaan sehingga dapat mengurangi resiko yang mungkin bisa terjadi akibat kurangnya fasilitas penunjang kesehatan yang ada di Lapas dan Rutan.

Ambulance dengan kapasitas mesin 2.400 cc tersebut sudah dilengkapi dengan beberapa fasilitas penunjang didalamnya. Mulai dari tabung oksigen, lemari paramedis, wastafel, tandu, hingga alat komunikasi berupa handy talkie (HT) sudah dimuat dalam ambulance tersebut.

Kalapas Banyuwangi Wahyu Indarto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kemenkumham dan Ditjen Pemasyarakatan atas pemberian mobil ambulance yang memang sangat dibutuhkan oleh Lapas Banyuwangi.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Menteri Hukum dan HAM, Bapak Sekjen, Bapak Dirjenpas dan Sesditjenpas atas pemberian mobil ambulance kepada Lapas Banyuwangi, yang mana memang sampai saat ini kami belum mempunyai mobil ambulance” ujar Wahyu.

Selama ini, lanjut Wahyu, penanganan WBP yang harus dirujuk ke rumah sakit masih menggunakan mobil pribadi petugas atau menggunakan mobil dinas kantor yang sangat tidak memadai dalam kelengkapan fasilitas penunjang.

“Sehingga kami terkadang sedikit kesulitan ketika akan merujuk WBP ke rumah sakit, terutama pada saat malam hari. Namun kami tetap berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada WBP kami, dan kebetulan juga jarak dari Lapas menuju RSUD hanya sekitar 300 meter” imbuh Wahyu.

Wahyu juga mengungkapkan bahwa pihaknya memang sangat membutuhkan mobil ambulance karena ada beberapa WBP yang saat ini harus berobat jalan, bahkan ada 1 orang WBP yang 3 kali dalam seminggu harus melakukan cuci darah di RSUD Blambangan Banyuwangi.

“Semoga mobil ambulance yang telah kami terima ini dapat memperlancar tugas dan fungsi Lapas Banyuwangi, khususnya dalam bidang perawatan terhadap WBP. Kami akan terus berusaha memberikan pelayanan dan pembinaan yang maksimal untuk WBP Lapas Banyuwangi” pungkas Wahyu. (Humas Lapas Banyuwangi)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB