Manfaatkan Lahan Kosong Budidaya Lobster Air Tawar Berhasil Di panen Lapas Banyuwangi

Senin, 20 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Upaya pembinaan oleh Lapas Banyuwangi untuk meningkatkan kualitas Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terus dilakukan, bahkan di lahan yang terbatas pun bisa dimanfaatkan untuk melakukan pembinaan.

Pada hari Senin (20/12/2021) sore, Lapas Banyuwangi melakukan panen lobster air tawar di area brandgang barat. Panen tersebut dihadiri langsung oleh Kalapas Banyuwangi Wahyu Indarto dengan didampingi Kasi Admin Kamtib Ahmad Solihin dan staf.

Wahyu mengungkapkan penggunaan lahan brandgang tersebut agar tidak terkesan kosong dan tidak terawat, serta untuk memberikan pembinaan kepada WBP Lapas Banyuwangi. “Kami arahkan beberapa WBP untuk menjalani pembinaan budidaya lobster air tawar, karena dari segi perawatan tidak terlalu sulit dan cukup memadai menggunakan kolam yang tersedia” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun di budidayakan di area yang terbatas, kata Wahyu, namun hasil panen yang didapatkan terbilang memuaskan. Pasalnya, hasil budidaya yang dilakukan di area brandgang tersebut mampu menarik minat masyarakat.

“Beberapa hari yang lalu lobster air tawar kami di beli oleh saudara Andre yang merupakan petani lobster air tawar asal Desa Pekulo Srono sebanyak 400 ekor dengan ukuran 2 inchi dan kali ini lobster air tawar kami dibeli oleh saudara Dodik asal Bali sebanyak 560 ekor dengan ukuran 2,5 inchi yang tujuannya untuk di budidaya kembali serta untuk di teliti oleh dinas perikanan Bali” imbuh Wahyu.

Wahyu menambahkan, pembinaan kepada WBP Lapas Banyuwangi terus digencarkan agar mereka memiliki keterampilan yang mungkin bisa bermanfaat ketika nanti mereka sudah dinyatakan bebas dan kembali berbaur dengan masyarakat. “Memang ini adalah tugas kami untuk memberikan pembinaan kepada para pelanggar hukum, agar mereka bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi” terangnya.

“Selain budidaya lobster air tawar di area brandgang, kami juga melakukan budidaya lele, nila, gurame, hingga patin, dan yang terbaru kita saat ini sedang mencoba budidaya ikan koi. Alhamdulillah budidaya yang kami lakukan berhasil dan menghasilkan puluhan ribu bibit ikan koi dari indukan koi yg kami pijahkan” urai Wahyu.

Para WBP yang mengikuti pembinaan dibidang budidaya perikanan tersebut, lanjut Wahyu, tidak hanya mendapatkan ilmu saja, namun mereka juga mendapatkan premi dari kegiatan yang mereka lakukan. Boniran yang merupakan salah satu WBP dengan perkara pencurian mengaku bersyukur dengan kegiatan pembinaan yang ia ikuti.

“Alhamdulillah saya bisa mendapatkan ilmu terkait budidaya ikan lobster air tawar ini. Dari hasil pembinaan yang saya ikuti, setiap panen atau ada penjualan saya mendapatkan premi, lumayan bisa untuk jajan selama di Lapas” ucap Boniran yang mendapat kepercayaan untuk merawat lobster air tawar bersama 4 rekan WBP lainnya.

Selain pembinaan dibidang perikanan, terdapat beberapa pembinaan lain yang dilakukan oleh Lapas Banyuwangi. Mulai dari kerajinan tangan, meubelair, pertanian, peternakan, cucian motor dan mobil hingga pembinaan kerohanian.

“Kami akan terus berupaya memberikan pembinaan yang merata kepada seluruh WBP di Lapas Banyuwangi, tentunya dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas mereka” pungkas Wahyu. (team)

Berita Terkait

BREAKING NEWS: Dua Warga Madura Selamat dari Tragedi KM Virgo, Satu dari Sumenep
BREAKING NEWS: KM Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, 243 Orang di Atas Kapal
Presiden Prabowo Instruksikan TNI AL Cari Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak, 11 Kapal Dikerahkan
Atlet Indonesia Matangkan Persiapan Jelang Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026
Presiden Prabowo Tekankan Persatuan: Beda Pilihan Boleh, Kerukunan Jangan Hilang
Bank Dunia Sebut 64 Persen Penduduk Indonesia Miskin, Ekonom: Jangan Dibaca Mentah
Pemerintah Perkuat Kesiapan Hadapi El Nino, Dampak Erupsi Gunung Api Dipantau
Anak Krakatau Masih Aktif, Erupsi Susulan Mengintai: Radius 3 Kilometer Terlarang

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 14:31 WIB

BREAKING NEWS: Dua Warga Madura Selamat dari Tragedi KM Virgo, Satu dari Sumenep

Minggu, 13 September 2026 - 14:24 WIB

BREAKING NEWS: KM Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, 243 Orang di Atas Kapal

Jumat, 11 September 2026 - 14:25 WIB

Presiden Prabowo Instruksikan TNI AL Cari Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak, 11 Kapal Dikerahkan

Rabu, 9 September 2026 - 23:44 WIB

Atlet Indonesia Matangkan Persiapan Jelang Asian Games XX Aichi-Nagoya 2026

Rabu, 9 September 2026 - 23:29 WIB

Presiden Prabowo Tekankan Persatuan: Beda Pilihan Boleh, Kerukunan Jangan Hilang

Berita Terbaru