Melalui Festival Musik Daul, Bea Cukai Madura dan Satpol-PP Pamekasan Gelar Sosialisasi Rokok Ilegal 

Senin, 26 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, detikkota.com – Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya dan legalitas rokok, Bea Cukai Madura bersama Satpol-PP Pamekasan mengadakan sosialisasi mengenai rokok ilegal melalui Festival Musik Daul di Monumen Arek Lancor, Pamekasan.

Acara ini diinisiasi oleh GP Ansor Kabupaten Pamekasan dan melibatkan partisipasi 24 kelompok Daul dari Sampang dan Pamekasan.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pamekasan, Lora Maltuful Anam, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya festival ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami juga sampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah mensupport acara ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Mohammad Syahrul, Kepala Bea Cukai Madura, menegaskan pentingnya menggunakan rokok legal untuk menjaga kesehatan masyarakat.

“Kalau rokok legal ini zat seperti tar, nikotin, bahkan kualitas tembakaunya lebih terukur dan terjamin,” jelasnya.

Syahrul juga menekankan bahwa Bea Cukai Madura secara rutin melakukan sosialisasi mengenai rokok legal, baik secara mandiri maupun melalui kolaborasi dengan berbagai instansi, seperti yang dilakukan pada Festival Musik Daul ini.

Hasilnya, dari Januari hingga April 2024, Bea Cukai Madura berhasil mengamankan sekitar 13 juta batang rokok ilegal dengan nilai mencapai sekitar Rp.18 miliar.

“Tindakan yang kita ambil saat ini adalah mengamankan rokok ilegal dari penjual, namun sebelumnya kita juga memberikan peringatan dan pembekalan dengan harapan rokok ilegal ini tidak lagi beredar,” tutup Syahrul.

Melalui kegiatan seperti ini, Bea Cukai Madura berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menggunakan produk rokok yang legal dan sesuai dengan peraturan yang berlaku, serta berperan aktif dalam mendukung kesehatan masyarakat.

Berita Terkait

Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Rp200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan
58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026
Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman
Berencana Itu Keren! DPPKB Purwakarta Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat Lewat Program SILIKON Bangga Kencana
MEC 2026 Umumkan Peringkat Terbaik, Sumenep Mendominasi Kategori Pelajar
MEC 2026 Digelar di Keraton Sumenep, Budaya Jadi Penggerak Ekonomi

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Sempat Masuk DPO, Tersangka Penipuan Rp200 Juta Ditangkap Polresta Sumenep

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Rabu, 30 September 2026 - 12:58 WIB

Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan

Rabu, 30 September 2026 - 12:43 WIB

58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026

Rabu, 30 September 2026 - 12:39 WIB

Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman

Berita Terbaru